Setelah muncul isu bocoran foto bugil artis Hollywood untuk kedua kalinya, reputasi iCloud sebagai salah satu media penyimpanan data online paling aman kembali dipertanyakan. Ibrahim Balic, pakar keamanan internet yang dulu mengaku pernah meretas iCloud, kini kembali angkat bicara soal kelengahan Apple yang membuat peretasan iCloud bisa terjadi.
Terhitung sejak bulan Maret lalu, Balic menyatakan telah menghubungi Apple setelah dirinya sukses membobol iCloud menggunakan skema 'Brute Force' (percobaan memasukkan kombinasi password ke sebuah akun hingga jumlah tak terbatas). Keberhasilan peretasan tersebut juga dia sampaikan langsung ke Apple lewat sebuah email.
Sayangnya Balic mengaku bila Apple tidak menanggapi serius pemberitahuannya tersebut, Slash Gear (24/09).
"Jika Apple dulu menanggapi isu ini dengan lebih serius, mungkin kasus seperti ini (penyebaran foto bugil artis Hollywood) tidak akan pernah terjadi," sesal pria asal Turki tersebut.
Foto-foto syur yang tersebar lewat forum-forum internet seperti 4chan dan Reddit memang baru terjadi di awal bulan September ini, sehingga Apple sejatinya memiliki waktu beberapa bulan untuk menyempurnakan sistem keamanan iCloud untuk mengantisipasi kasus tersebut. Terlebih berdasarkan email antara Balic dan Apple yang berhasil didapatkan oleh Daily Dot, cara peretasan yang dilakukan oleh Balic sebenarnya mudah untuk ditangani.
Akibat bug yang kabarnya terdapat di iCloud, Balic berhasil menembus sebuah akun dengan melakukan percobaan memasukkan password sekitar 20.000 kombinasi. Apple sendiri sebelumnya menyatakan membantah jika iCloud dapat diretas. Perusahaan teknologi saingan Samsung tersebut menuturkan bila pembobolan iCloud lebih disebabkan oleh kesalahan pengguna terkait pembuatan password yang mudah ditebak.