Anak Robin Williams di-bully, Twitter hapus foto orang meninggal

Zelda Williams terpaksa menutup akun Twitter-nya setelah tidak tahan di-bully

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Anak Robin Williams di-bully, Twitter hapus foto orang meninggal
Twitter. ©2012 Merdeka.com

Kematian Robin Williams akibat bunuh diri membuat putrinya, Zelda Williams, menjadi bahan gunjingan di Twitter. Tidak ingin jejaring sosial miliknya merugikan orang, Twitter segera membuat kebijakan baru terkait orang yang telah meninggal.

Twitter mengungkapkan pihaknya siap menerima permintaan untuk menghapus foto atau video yang menampilkan orang yang telah meninggal yang sudah diunggah di jejaring sosial terbesar kedua di dunia tersebut. Namun, perlu diketahui bila hanya pihak keluarga yang diizinkan untuk menyampaikan permintaan penghapusan konten-konten itu.

Pihak keluarga yang bersangkutan bisa mengirimkan permintaan tersebut melalui privacy@twitter.com. Beberapa syarat juga diminta oleh Twitter sebelum menindaklanjuti permintaan tersebut. Twitter pun bersedia untuk menghapus foto maupun video orang-orang yang tengah 'sekarat' untuk menghormati orang-orang terdekat mereka, The Verge (20/08).

Setelah keluarga Robin Williams menutup akunnya, salah satu Vice President Twitter, Del Harvey, mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji efek dan mekanisme dari kebijakan tersebut sebelum benar-benar diterapkan lebih jauh. Tetapi, Twitter bisa menolak untuk melakukan penghapusan jika sisa-sisa foto dan video orang yang telah meninggal mendapatkan perhatian besar dari pengguna Twitter lain.

Tidak salah bila akhirnya Twitter segera mengimplementasikan kebijakan tersebut. Sebab, Zelda Williams terpaksa menutup akun Twitternya dan menyatakan menghapus Twitter dari seluruh gadgetnya pada tanggal 13 Agustus yang lalu. Putri Robin Williams itu mengaku tidak kuat menghadapi serangan bully-an yang ditujukan pada dirinya.

Rekomendasi