Entah kenapa Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Tifatul Sembiring, mendekati masa akhir jabatannya semakin banyak menjadi obyek 'bully-an' di jejaring sosial.Salah satunya adalah berita yang dilansir oleh sebuah media di Indonesia dengan judul, "Di Raja Ampat, Tifatul Minta Naik Fortuner?," menjadi perhatian khusus di internet dan jejaring sosial Indonesia. Tentu saja dalam hal ini, membuat Tifatul dengan cepat membuat klarifikasi melalui account Twitternya.Dalam tweetnya, ada 15 poin yang dituliskan dan Tifatul membantah bahwa dia meminta mobil Fortuner tersebut. Memang, Tifatul membenarkan apa yang dituliskan di media tersebut bahwa akan ada acara yang diselenggarakan oleh Kemenko Kesra bertajuk "Sail Raja Ampat" di Raja Ampat, pada tanggal 23 Agustus 2014 mendatang. Di acara tersebut, Kemenkominfo bertugas sebagai penyedia Media Center dan fasilitas telekomunikasi yang bekerja sama dengan operator. Namun tidak pada kalimat bahwa dia meminta fasilitas mobil itu.Tidak hanya itu saja, Tifatul juga menegaskan bahwa selama 5 tahun menjabat sebagai Menkominfo, dia tidak pernah meminta fasilitas kendaraan jenis apapun dan dia juga memahami sepenuhnya akan sulitnya mencari sarana transportasi ketika harus dihadapkan dalam media yang kurang bersahabat."Saya bukan tipe2 yg neko2 dg fasilitas 'dunia' ini," tulisnya.Dari penjelasan tersebut, tentu saja ada yang tetap pro dan kontra terhadap Tifatul. Namun uniknya, apabila di banyak kasus seperti masalah pemblokiran manga, masalah pornografi sampai dengan Vimeo banyak yang kontra, dalam hal ini justru lebih banyak yang memberikan dukungan terhadap dirinya.
Tifatul Sembiring: Saya bukan tipe orang yang neko-neko
Hal itu bermula dari sebuah tulisan yang dimuat di salah satu media di Indonesia.
Rekomendasi