Merger berlarut-larut, AXIS mengaku tak kuat bertahan

AXIS mengaku sudah tak mampu bertahan lebih lama lagi menghadapi situasi ini.

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
Merger berlarut-larut, AXIS mengaku tak kuat bertahan
XL-Axis. ©2014 Merdeka.com

Berlarut-larutnya proses merger antara PT XL Axiata dan PT AXIS Telekom ternyata membuat Axis makin kembang kempis. Apalagi, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masih menggantung nasib merger tersebut sampai 28 Maret mendatang.AXIS mengaku sudah tak mampu bertahan lebih lama lagi menghadapi situasi yang kian sulit karena terus merugi, apalagi harus menunggu keputusan KPPU sebulan lagi. Menurut Erik, sebagai operator GSM kelima di Indonesia, sangat sulit bagi AXIS untuk bersaing di tengah persaingan tarif dan layanan yang ketat di industri telekomunikasi tanah air.

Rekomendasi