Menjadi tahun-tahun yang cukup sulit bagi BlackBerry belakangan ini. Selain popularitasnya terus menurun, pendapatan akumulatif per satu tahun dari perusahaan berbasis di Kanada ini juga tidak seperti yang mereka harapkan.Merosotnya segala yang dimiliki BlackBerry yang awalnya bernama Research In Motion (RIM) ini mulai tampak dan semakin menjadi-jadi ketika sang pendiri, Mike Lazaridis dan Jim Balsillie, memutuskan untuk mundur dan digantikan oleh Thorsten Heins.Sayangnya, di era kepemimpinan Heins, walaupun BlackBerry telah merilis beberapa produk baru, namun tetap masih belum bisa mengangkat performanya. Akhirnya, Heins juga harus lengser dan digantikan oleh John Chen. Di bawah kepemimpinan Chen, BlackBerry mencoba melakukan beberapa terobosan seperti membuat produk tribut untuk negara dengan pengguna BlackBerry terbesar di dunia yaitu Indonesia, BlackBerry Jakarta, dan beberapa lagi lainnya.Sayangnya, keuntungan serta posisi BlackBerry di kancah mobile tidak juga membaik. Namun, dari segala keterpurukan tersebut, Chen mengatakan bahwa BlackBerry tidak akan menyerah dan mundur dari bisnis tersebut, seperti yang dikutip oleh CrackBerry (08/01).Chen secara implisit mengatakan bahwa BlackBerry masih mempunyai banyak rencana, inovasi dan produk baru yang siap digeber, namun dia masih menyembunyikan apa produk dan inovasi yang dimaksudkan.Sekarang ini, BlackBerry masih kalah jauh dari pemuncak ekosistem mobile OS yaitu Android. Beberapa hari lalu juga muncul berita bahwa Nokia yang selama ini membuat produk berbasis Windows Phone ternyata juga mempunyai perangkat lain yang menggunakan Android.Memang terlalu naif apabila harus langsung menuduh bahwa BlackBerry akan hancur, namun menurut analisis beberapa pakar, tidak ada salahnya BlackBerry mencoba untuk membuat produk menggunakan Android agar dapat menyelamatkan 'kesehatan' mereka.Sayangnya, di bulan November 2013 lalu, Chen pernah mengatakan bahwa terjun ke Android adalah satu hal yang tidak sopan dan tidak tepat, untuk saat ini.Dari pernyataannya tersebut, ada kemungkinan suatu saat BlackBerry akan mencoba mencicipi Android. Who knows?
BlackBerry: Kita belum mau menyerah
BlackBerry masih yakin mampu untuk mengarungi ketat dan kerasnya persaingan dalam dunia mobile.
Rekomendasi