Penipuan via ponsel dan internet marak

Walikota Padangpajang imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya akan penipuan via ponsel dan internet.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Penipuan via ponsel dan internet marak
Ilustrasi penipuan via ponsel © Shutterstock.com

Penipuan melalui ponsel semakin mengkhawatirkan. Dikarenakan hal itu, Walikota Padangpanjang mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadainya.Walikota Padangpanjang, Sumatera Barat (Sumbar),Hendri Arnis, memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerah itu agar tidak mudah tertipu dengan iming-iming hadiah atau apapun yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Arnis juga mengatakan bahwa mayoritas penipuan tersebut dilakukan dengan menggunakan telepon genggam dan internet. Oleh karenanya, diperlukan tindakan preventif agar tidak ada korban lagi ke depannya."Imbauan ini terkait maraknya upaya penipuan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab selama ini, sehingga bisa melakukan tindakan preventif," kata Arnis, seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (09/10).Tindakan preventif tersebut antara lain, tidak mudah percaya akan permintaan seseorang yang mengatasnamakan Walikota Padang Panjang yang menginginkan transfer uang ke rekening yang disebutkannya.Kemudian, tambahnya, bila ada permintaan uang atau barang dan bentuk lainnya dari seseorang yang mengatasnamakan Walikota Padang Panjang agar tidak melayaninya."Selanjutnya kalau ada yang menemukan modus penipuan seperti yang disebutkan itu agar segera melaporkan kepada pihak berwajib," tambahnya.Ia menyebutkan, penipuan melalui jaringan telepon dan alat komunikasi lainnya saat ini marak terjadi. Pelaku, katanya, sering menggunakan atau mencatut nama pejabat baik itu pemerintah daerah maupun institusi penegak hukum dalam melakukan aksinya terhadap korban.Agar himbauan yang dilakukan Walikota Padang Panjang itu pemerintah setempat melayangkan surat edaran kepada masyarakat dan instansi pemerintah yang ada di daerah itu."Surat edaran itu sudah sampai kepada instansi dan masyarakat Kota Padang Panjang beberapa hari lalu. Selain itu kita juga tempel di lokasi-lokasi strategis yang mudah dilihat masyarakat," kata Kabag Humas Setdako Padang Panjang Ampera Salim.

Rekomendasi