Jumlah pengguna Twitter yang saat ini mencapai 240 juta sebenarnya adalah angka yang kecil. CEO Twitter, Dick Costolo, sebenarnya berharap akhir 2013 Twitter sudah memiliki 400 juta pengguna.
Seperti yang dilansir oleh Mashable (13/9), sebuah sumber yang tak disebutkan namanya kepada AllThingsD melaporkan bahwa sebenarnya Twitter melambat dalam hal pertumbuhan penggunanya. Tercatat, jejaring sosial microblogging tersebut defisit pertumbuhan hingga 4,5 juta pengguna tahun lalu.
Dengan begitu, dipastikan pertumbuhan akumulasi Twitter dari tahun ke tahun hanya mencapai 30 persen saja. Padahal, Costolo mengharapkan angka pertumbuhan hingga 100 persen.
Hal ini sendiri sebenarnya bisa mengancam rencana IPO Twitter yang baru saja diajukan akhir minggu lalu. Ditakutkan, harga Twitter tak akan bisa mencapai angka yang diharapkan sebelumnya.
Sebelumnya Twitter mengisyaratkan untuk mampu 'terjual' dengan angka USD 10 miliar. Analis Greencrest Capital, Santosh Rao, juga sebelumnya mengisyaratkan Twitter bisa mendapatkan suntikan dana segar sebesar USD 10,5 hingga 11 miliar jika sudah IPO nanti.
Kamis (12/9), Twitter melakukan sebuah gebrakan baru untuk masa depan mereka. Jejaring sosial microblogging tersebut akhirnya menyatakan siap untuk melakukan penawaran publik atau biasa disebut IPO.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (12/9), dengna pernyataan keseriusan ini berarti Twitter sudah siap untuk menjadikan layanannya sebagai industri. Dengan begitu, uang akan dan keuntungan akan menjadi target utama mereka ke depannya.