Jaringan Axis siap sambut Idul Fitri

Axis mengklaim telah menyelesaikan peningkatan kapasitas yang diperlukan pada jaringannya

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
Jaringan Axis siap sambut Idul Fitri
Axis. ©2012 Axis

Menegaskan komitmennya untuk selalu menyediakan layanan berkualitas bagi pelanggan, Axis telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kualitas, stabilitas, dan keterandalan jaringannya selama Hari Raya Idul Fitri.

Selain menambahkan kapasitas yang cukup untuk mengantisipasi adanya lonjakan trafik pada layanan panggilan/suara, SMS, dan data, Axis telah sepenuhnya memindahkan kembali frekuensi 3G dari blok 11 dan 12 ke blok 2 dan 3 untuk memastikan kualitas terbaik dari layanan internet 3G bagi para pelanggan.

Michael McPhail, Chief Technology Officer Axis, mengatakan selama hari raya Idul Fitri, jaringan mengalami lonjakan pada layanan suara/panggilan, SMS, dan data dibandingkan pada hari biasa.

Untuk momen besar seperti ini, Axis telah mempersiapkan untuk menyediakan komunikasi yang berkualitas menjelang lebaran, saat lebaran, dan pasca lebaran.

"Kami telah mengantisipasi bahwa di hari raya Idul Fitri tahun ini akan terjadi kenaikan pada semua layanan seperti layanan BlackBerry diperkirakan meningkat 20 persen, trafik layanan SMS meningkat 20 persen, dan layanan internet diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan hingga lebih dari 40 persen," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (30/7).

Agar dapat memenuhi peningkatan permintaan layanan, Axis mengklaim telah menyelesaikan peningkatan kapasitas yang diperlukan pada jaringannya, sebelum dilakukan pembekuan jaringan yaitu tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri.

McPhail melanjutkan Axis juga telah mengembalikan kembali jaringan kami dari blok 11 dan 12 ke blok 2 dan 3 segera setelah kendala interferensi yang menimpa sebagian besar jaringan Axis yang dialami akhir minggu lalu.

"Setelah proses migrasi kami langsung melihat dampaknya bagi pelanggan Axis yang mengalami penurunan signifikan pada kualitas layanan kami dan segera memperbaikinya. Proses ini dilakukan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah, namun kami juga tidak ingin terjadi lagi, terutama selama saat yang sangat istimewa bagi sebagian besar pelanggan kami. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," tambahnya.

Rekomendasi