Berhati-hatilah menyimpan data di iCLoud

Tidak ada kata aman dalam dunia maya. Hal tersebut juga berlaku untuk iCLoud besutan Apple.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Berhati-hatilah menyimpan data di iCLoud
iCloud (© Osxdaily.com)

Dunia 'awan' atau Cloud system kini tengah menjajaki masa kejayaannya. Hampir semua perangkat teknologi khususnya handset, tablet dan PC dapat terintegrasi dengan Cloud service. Untuk urusan Cloud ini, Apple mempunyai layanan sendiri yang dinamakan iCloud. Namun, ternyata terdapat laporan bahwa layanan 'awan' milik perusahaan berlogo buah apel ini sangat rentan terhadap serangan peretas.Di dalam iCloud merangkum semua hal dalam satu layanan. Mulai dari email, data penting, sketsa sampai dengan hal-hal yang biasa dapat disimpan di jasa layanan Apple ini. Namun sebuah laporan dari seorang jurnalis senior Gizmodo bernama Mat Honan yang berhasil dirangkum oleh Forbes (05/08) mengatakan, "Sekuat dan secanggih password yang Anda buat tidak akan berguna apabila kata sandi tersebut dipasang untuk mengunci iCLoud."Honan mengatakan hal tersebut karena account iCloudnya berhasil dibobol peretas dan mereset semua password situs jejaring sosial, email bahkan iPhone, iPad dan MacBook Air miliknya. Sialnya, semua password tersebut dia simpan di iCloud."Tidak ada yang dapat mencegah peretas untuk melakukan aksinya. Sehebat dan sekuat password yang Anda ciptakan, para peretas lebih mengenal seluk beluk dunia IT," ungkapnya.Seperti yang banyak pengguna Apple ketahui, sebelum memiliki account di iCLoud, Apple memberikan banyak pertanyaan yang rumit serta birokrasi yang beragam, dengan tujuan agar account tersebut benar-benar aman. Namun, dengan berhasil dibobolnya account iCLoud penggunanya tersebut menandakan bahwa sisi sekuritas Apple masih tergolong lemah.Dunia maya adalah dunia nirkabel yang berbahaya. Tidak ada jaminan 100 persen bagi pengguna internet untuk aman dari serangan tangan-tangan jahil. Oleh karenanya Honan menyarankan agar semua pengguna iCloud sering mengganti password iCLoud mereka minimal 1 bulan sekali secara acak.

Rekomendasi