Berani terima tantangan YouTube di hari Earth Hour 2012 ini?

YouTube menyelenggarakan kampanye 'I Wll If You Will' untuk memeriahkan Earth Hour 2012.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Berani terima tantangan YouTube di hari Earth Hour 2012 ini?
Ilustrasi Earth Hour (© Ibtimes.com)

Hari ini adalah hari sabtu, 31 Maret 2012, yang bertepatan dengan dicanangkannya Earth Hour 2012. Earth Hour adalah acara tahunan yang telah berumur enam tahun. Setiap orang di dunia diminta kesadarannya untuk mematikan lampu selama 60 menit dalam satu hari, setahun sekali. Acara ini dirayakan setiap tanggal 31 Maret dan pelaksanaannya adalah mulai pukul 8:30 sampai 9:30 malam. Menurut Mashable.com, penggagas Earth Hour ingin program ini akan terlaksana lebih dari satu jam, namun apabila hal tersebut tidak tercapai, maka satu jam adalah hal yang maksimal. Untuk membantu dan berpartisipasi dalam Earth Hour 2012 ini, YouTube meluncurkan sebuah kampanye yang juga disupport oleh pengagas Earth Hour, World Wildlife Foundation dan Leo Burnett, serta supermodel Miranda Kerr. Dalam kampanyenya ini, YouTube mengangkat tema 'I Will If You Will'. Tema tersebut adalah tantangan yang ditujukan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan bumi dan alam sekitarnya. Dalam kampanye ini, Dr. Seuss karakter utama dalam film The Lorax menerima tantangan tersebut apabila terdapat 500 anak yang bersedia mematikan lampu selama 60 menit. Presiden kepulauan Fiji, Epeli Nailatikau, juga menerima tantangan tersebut. Dia akan berjalan sejauh 30 kilometer. Miranda Kerr juga akan mengajar kelas yoga secara gratis untuk 500 orang penggemarnya apabila program ini berhasil.Pada tahun lalu, YouTube telah menampung sekitar 15 juta video yang bertemakan Earth Hour, dan kini YouTube ingin kembali berpartisipasi dalam program ini. Bagi pengguna account Google atau YouTube yang ingin ikut serta dalam program ini, dapat mengakses YouTube.com. Video tantangan I Will If You Will ini tidak hanya didominasi oleh YouTube saja, namun setiap orang bebas mengunggah video tersebut di situs jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter, Google+, atau lainnya.Pada tahun lalu, pendukung Earth Hour sebanyak 1.554 kota dari banyak negara dan hampir seluruh kota di Filipina ikut serta dalam program ini. Kalau di negara-negara lain sanggup dan bisa, apakah di Indonesia juga bisa? Tentunya bisa dong.

Rekomendasi