Nasib Raksasa Media Sosial Kala Pandemi, Pengguna Naik Namun Iklan Turun

Senin, 4 Mei 2020 15:06 Reporter : Indra Cahya
Nasib Raksasa Media Sosial Kala Pandemi, Pengguna Naik Namun Iklan Turun Jack Dorsey, CEO Twitter. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Di tengah pandemi, penggunaan media sosial akan makin menanjak mengingat anjuran physical distancing dan work from home. Seperti Twitter, jumlah pengguna hariannya melonjak hingga 166 juta pelanggan.

Melansir The Verge, hal ini dikarenakan banyak orang yang berbondong-bondong datang ke platform Twitter untuk mengetahui berita terbaru tentang pandemi corona virus.

Lonjakan pengguna ini adalah yang terbesar dalam sejarah Twitter, di mana tahun lalu jumlah pengguna hariannya hanya 134 juta pengguna.

Namun pertumbuhan ini tak cukup untuk mengimbangi penurunan iklan karena pademi. Hal ini bahkan disebut bakal bermasalah di masa depan untuk sang CEO Jack Dorsey yang harus mempertanggungjawabkannya di depan investor.

Dicatat bahwa pendapatan iklan Twitter mulai berantakan sejak Maret 2020. Sejak 11 Maret, penurunan pendapatan iklan secara tahun-ke-tahun Twitter mengalami penurunan 27 persen. Estimasi kerugiannya antara 20 hingga 80 juta Dollar. Ini adalah kerugian pertama sejak 2017 silam.

Baca Selanjutnya: Masalah Twitter Lebih Serius...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini