Google Classroom Jadi Aplikasi Terpopuler Gara-gara Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 14:11 Reporter : Fauzan Jamaludin
Google Classroom Jadi Aplikasi Terpopuler Gara-gara Covid-19 Google Classroom. ©2015 BGR.in

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 di seluruh dunia membuat banyak orang harus tinggal di rumah, tidak terkecuali siswa sekolah atau mahasiswa.

Belajar di rumah pun jadi solusi agar siswa tidak ketinggalan pelajaran. Selama beberapa minggu terakhir, sekolah menerapkan pembelajaran online dengan mengandalkan platform digital seperti Zoom dan Google Classroom supaya tetap bisa tatap muka.

Rupanya, berdasarkan data dari AppBrain's, jumlah unduhan atas Google Classroom melonjak begitu tajam selama pandemi Covid-19.

Mengutip laman Android Police, Senin (30/3), Google Classroom merupakan aplikasi belajar online paling banyak diunduh, jumlah unduhannya mencapai lebih dari 50 juta kali.

Data AppBrain's memperlihatkan 100 aplikasi yang bahkan di awal bulan bukan masuk ke daftar aplikasi populer. Namun, jumlah unduhannya langsung meroket mulai 10 Maret 2020, bahkan mencapai top 5 aplikasi paling populer.

1 dari 2 halaman

Tak hanya di Amerika Serikat, aplikasi Google Classroom juga diunduh oleh banyak orang di seluruh dunia.

Google Classroom masuk daftar sebagai aplikasi paling banyak diunduh di Indonesia, Meksiko, Kanada, Finlandia, Italia, dan Polandia.

Google Duo baru saja mengumumkan tambahan jumlah orang yang dapat menggunakan aplikasi ini dalam sekali panggilan video grup (group video call). Informasi ini diketahui dari akun Twitter Senior Director Product Google Sanaz Ahari.

Dikutip dari Engadget, Minggu (29/3/2020), kini panggilan video grup di Google Duo dapat mengakomodasi 12 orang--sebelumnya hanya 8 orang.

"Kami menyadari panggilan group sangat penting saat ini. Jadi, kami menambah partisipan panggilan grup dari 8 menjadi 12 mulai sekarang," kata Sanaz di akun @sanazahari.

2 dari 2 halaman

Pembaruan fitur diGoogle Duoini hampir dapat dipastikan akibat pembatasan aktivitas yang diterapkan di banyak negara di tengah pandemik Covid-19. Karenanya, panggilan video maupun telepon menjadi komunikasi andalan.

Penambahanfitur ini dilakukan dariserver, sehingga pengguna tidak perlu melakukan pembaruanaplikasi. Dalam cuitannya, Sanaz juga mengatakan akan ada hal lain yang akan datang, tapi belum diungkap.

Sekadar informasi, kemampuanGoogle Duountuk menampung delapan orang sekaligus dalam satu grup sebenarnya baru diperkenalkan tahun lalu. Sebelumnya, aplikasi ini hanya mampu mendukung empat orang.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani

[faz]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Google
  3. Covid 19
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini