Go-Jek Catat Pertumbuhan GTV USD 9 Miliar di Tahun 2018

Selasa, 16 April 2019 07:14 Reporter : Fauzan Jamaludin
Go-Jek Catat Pertumbuhan GTV USD 9 Miliar di Tahun 2018 Gojek. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Founder dan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim menyatakan bahwa pemahaman mendalam mengenai kebutuhan pasar dan karakter konsumen - atau dikenal dengan istilah local insights, serta kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam inovasi teknologi, menjadi salah satu strategi jitu Go-Jek untuk terus memimpin pasar di Indonesia.

"Aplikasi Go-Jek sangat berguna dan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia," ujar Nadiem.

Nadiem menambahkan, "Go-Jek itu sudah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Istilah “gojek-in aja” bahkan sudah jadi kata kerja."

Hal ini sejalan dengan temuan riset lembaga independen gobal, YouGov, yang menyatakan Go-Jek menempati peringkat pertama atau top of mind di antara konsumen Indonesia saat ditanya merek aplikasi on-demand apa yang akan mereka gunakan.

"Cara kami untuk terus menang di Indonesia adalah memahami apa yang pengguna kami perlukan dan mencarikan solusinya lewat teknologi. Perlu diingat bahwa perekonomian Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Artinya, jika kita menang di Indonesia - kita menang di Asia Tenggara," imbuh Nadiem.

Sejak awal berdiri, visi Go-Jek adalah menggunakan teknologi untuk memberikan solusi atas tantangan sehari-hari yang dihadapi masyarakat Indonesia. Hanya dalam waktu dua tahun, Go-Jek mencatatkan pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) sebesar 13.5 kali lipat, mencapai USD 9 miliar pada akhir tahun 2018.

"Menjadi yang paling besar itu penting, tapi bukan yang paling utama. Yang paling penting adalah dampak nyata yang Go-Jek bawa bagi masyarakat luas," jelasnya. [faz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini