Elon Musk kembali menarik sorotan global setelah memamerkan langsung robot humanoid Tesla Optimus di hadapan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam forum investasi Saudi-AS.
Dalam demonstrasi tersebut, robot Tesla bahkan menari di panggung, memamerkan kelincahan dan kematangan teknologinya.
“Kami baru saja memperlihatkan beberapa robot Tesla Optimus kepada Yang Mulia dan Presiden Trump. Mereka tampak sangat terkesan. Bahkan, salah satu robot kami melakukan Trump dance,” ujar Musk kepada Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi, Abdullah Alswaha, seperti dikutip dari unggahan di media sosial X.
Video yang juga dibagikan oleh Musk menampilkan robot Optimus menari dengan gerakan sinkron dan presisi tinggi, menunjukkan kemajuan signifikan sejak prototipe awalnya diperkenalkan dalam acara AI Day 2021. Jika dulu hanya diperagakan oleh aktor berkostum robot, kini Optimus benar-benar bisa bergerak, melangkah, dan berinteraksi secara otonom.
Mengutip TheEconomicTimes, Jumat (16/5), Tesla menyebut bahwa produksi terbatas Optimus telah dimulai di pabrik Fremont, California. Dalam laporan kuartal pertama 2025, Musk mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan lebih dari 1.000 unit untuk keperluan internal dan akan membuka penjualan ke publik pada 2026.
“Saya membayangkan masa depan di mana setiap orang punya robot pribadi, seperti punya C3PO atau R2D2 dari Star Wars,” ujarnya.
Meski demikian, posisi Tesla di pasar robot humanoid masih tertinggal dibanding pesaing lain. Menurut chatbot Grok buatan Musk sendiri, Tesla hanya berada di posisi kelima setelah Boston Dynamics, Figure AI, Agility Robotics, dan UBTECH. Kendati begitu, industri ini berkembang sangat cepat dan kompetisi masih sangat terbuka.
Proyek Optimus dipandang Musk bukan sekadar prestise teknologi, melainkan sebagai alat revolusi tenaga kerja global. Ia meyakini robot seperti Optimus akan menggantikan tugas-tugas berulang, memberi ruang bagi manusia untuk fokus pada pekerjaan bernilai lebih tinggi. Namun, transformasi ini juga memunculkan pertanyaan besar soal masa depan pekerjaan manusia.
Demonstrasi di forum Saudi-AS ini menjadi panggung simbolis bahwa Tesla tak lagi hanya bicara mobil listrik, tetapi juga masa depan robotik. Dengan target distribusi publik dua tahun lagi, Optimus tampaknya akan menjadi wajah baru Tesla — dan mungkin, wajah baru dunia kerja masa depan.