WNI Disekap di Kamboja
-
News •BP2MI: Ratusan WNI di Kamboja Mendapat Kekerasan selama PenyekapanKekerasan dilakukan oleh perusahaan ketika mendapat penolakan dari PMI untuk dipekerjakan.
-
News •Video Perlawanan WNI yang Disekap di Kamboja, 21 Orang Berhasil Kabur21 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penyekapan di sebuah pabrik di Kamboja kembali berhasil dibebaskan. Total kini sudah 83 orang WNI yang sempat disekap sudah bebas.
-
News •Menlu Retno Bertemu Polisi Kamboja Bahas Penyekapan 62 WNIPernyataan tersebut disampaikan Menlu RI pada saat bertemu dengan Kepala Polisi Kamboja, Jenderal Neth Savouen, di Markas Besar Kepolisian Kamboja, Phnom Penh.
-
News •Data Kemlu RI: Total 62 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Sudah BebasMenurut rencana, ke-62 orang WNI tersebut akan dipindahkan KBRI Phnom Penh dari Sihanoukville menuju Phnom Penh pada 31 Juli 2022 malam hari waktu setempat.
-
News •Blak-blakan Pengakuan WNI Korban Penyekapan di Kamboja"Data terakhir menunjukkan bahwa warga negara Indonesia (di Kamboja) yang disekap bukan sejumlah 53 Orang namun bertambah menjadi 60 orang."
-
News •KSP Ingatkan Menaker Ida: Awasi Ketat Penempatan Kembali PMI di MalaysiaPenandatanganan tersebut mewujudkan kembali kesepakatan antarkedua negara untuk membuka perekrutan dan penempatan PMI di Malaysia mulai 1 Agustus 2022.
-
News •Mengingat Kembali Menhan Prabowo Subianto Disambut Hangat Kopassus KambojaJika tidak bisa memenuhi target harian, beragam kekerasan pasti diterima WNI di Kamboja.
-
News •Menlu Retno: 55 WNI yang Disekap di Kamboja Sudah DiselamatkanMenlu Retno menyebut WNI yang disekap di Kamboja dalam kondisi sehat.
-
News •Cerita WNI Jateng Tergiur Gaji Tinggi Kerja di Kamboja, Berangkat Tanpa Jasa PJTKISelama bekerja di Kamboja, 10 WNI tersebut bekerja melebihi batas aturan jam kerja dan tanpa keahlian khusus.
-
News •Kasus WNI Disekap di Kamboja, DPR Minta Polri Bongkar Mafia Rekrutmen PMI IlegalDPR RI meminta kepada pemerintah segera membebaskan dan memulangkan 53 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di Kamboja.
-
News •Respons Kamboja atas Permintaan Indonesia Bebaskan 60 WNI yang DisekapKBRI juga terus menjalin komunikasi dengan para WNI. Kondisi mereka, kata Judha, dalam kondisi yang relatif baik.
-
News •Cerita Anggota DPR soal Kerabatnya Pernah Jadi Korban Penyekapan di KambojaDave mengatakan tak mengetahui secara pasti apakah kerabatnya ini termasuk dari 53 WNI yang disekap di Kambojo. Hanya saja, modus yang digunakan kurang lebih sama yaitu diimingi-imingi gaji besar.
-
News •WNI Disekap di Kamboja Bertambah Jadi 60 OrangIa menyebut, untuk 60 WNI saat ini berada di lokasi Phum 1, Preah Sihanouk, Kamboja titik koordinat 10°37'33.0"N 103°30'08.7"E
-
News •Ganjar Video Call dengan WNI Korban Penyekapan di Kamboja: Kondisi Mereka BaikKasus penyekapan 53 WNI di Kamboja merupakan modus lama penipuan investasi palsu.
-
News •53 WNI Disekap di Kamboja, Pemerintah Diminta BertanggungjawabMenurut Sukamta, banyaknya PMI ilegal ini karena proses penyaringan tenaga kerja yang masih lemah. Pemerintah perlu bekerjasama dengan seluruh stakeholder untuk mengurusi tenaga kerja Indonesia yang masuk secara ilegal ke luar negeri.
-
News •Kemenlu Koordinasi dengan Bareskrim Kejar Penipu WNI yang Disekap di KambojaKementerian Luar Negeri telah memfasilitasi penyidik Bareskrim Polri untuk melakukan penyelidikan di Kamboja.
-
News •WNI asal Jateng Disekap di Kamboja, Ganjar Minta Kemenlu Siapkan Upaya PembebasanPuluhan WNI tersebut dilaporkan menjadi korban penipuan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.
-
News •Kemenlu: 53 WNI Disekap di Kamboja Diduga Korban Penipuan Lowongan KerjaPada 2021, KBRI Phnom Penh telah berhasil menangani dan memulangkan 119 WNI korban investasi palsu.
-
News •Tiba di Riau, WNI disekap bos judi di Kamboja mendadak 'bisuSebelumnya belasan WNI tersebut ditahan sebagai jaminan setelah bosnya melarikan uang milik bos judi asal Kamboja.
-
News •Saksi kunci 16 WNI disekap bos judi di Kamboja menyerahkan diriJefry Sun menyerahkan diri kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.