Penangkapan Dosen IPB
-
News •Polisi Masih Kaji Pengajuan Penangguhan Penahanan Dua Anak Buah Abdul BasithMuhidin Jalih alias Jalih Pitoeng dan Januar Akbar mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Pemimpin aksi Dewan Persaudaraan Relawan dan Rakyat Indonesia atau dikenal 'DPR' jalanan itu mengajukan penahanan terkait kasus perencanaan ricuh aksi yang dimotori Abdul Basith Cs.
-
News •Dua Anak Buah Abdul Basith Ajukan Penangguhan PenahananAlasan keduanya mengajukan penangguhan penahanan karena mereka merasa tak terlibat langsung dalam perencanaan kerusuhan meskipun kedua kliennya sempat ikut pertemuan dengan Abdul Basith Cs.
-
News •28 Bom Rakitan Abdul Basith Cs Berdaya Ledak Hingga 30 MeterKepala Urusan (Kaur) Peledak Puslabfor Mabes Polri Kompol Heri Yandi mengatakan, 28 bom rakitan itu memiliki daya ledak hingga 30 meter. Bom rakitan itu menggunakan bahan peledak merica, paku, dan deterjen.
-
News •Dosen Nonaktif IPB Cs Berencana Ledakkan Indomaret se-JakartaKelompok Dosen IPB Berencana Ledakkan Indomaret se-Jakarta. Usai aksi pada 24 September 2019, mereka menggelar rapat di rumah tersangka SO di kawasan Tangerang pada malam hari. Dalam pertemuan untuk membuat bom rakitan sampai penentuan eksekutor ledakan, dihadiri tersangka SO, SN, DMR, JA, dan AK.
-
News •Dosen Abdul Basith Cs Ingin Membuat Kerusuhan Aksi Demo Pakai MolotovAbdul Basith awalnya merencanakan aksi peledakan tersebut di rumah salah satu tersangka yakni tersangka SN di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan bersama tersangka SS, SO, AB, dan YD pada 20 September 2019.
-
News •Polisi Sebut Dosen IPB Cs Ingin Ledakkan Bom Jelang Pelantikan PresidenPolisi Sebut Dosen IPB Cs Ingin Ledakkan Bom Jelang Pelantikan Presiden. Basith yang merupakan tersangka pemasok bom molotov itu merencanakan meledakkan beberapa titik di Jakarta menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.
-
News •Menristekdikti Tak Ingin Ada Dosen Terpapar Radikalisme"Semua rektor saya minta untuk melakukan profiling kepada semua dosen dan pegawainya," ujar Mohamad Nasir
-
News •Polri Sebut Bom Milik Dosen IPB buat Aksi Mujahid 212 Bukan Molotov BiasaAsep merinci, di bagian sumbu bom tersebut mengandung serbuk yang menjadi bahan baku korek api.
-
News •Rektor Sebut Dosen IPB Tersangka Pemasok Bom Molotov Kerap Jadi MotivatorRektor Sebut Dosen IPB Tersangka Pemasok Bom Molotov Kerap Jadi Motivator. Dia tak menyangka dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB itu menjadi tersangka pemasok bom molotov untuk aksi mujahid 212. Kendati begitu, Arif menyatakan bahwa pihak kampus telah menyerahkan kepada polisi terkait kasus ini.
-
News •IPB Berhentikan Sementara Dosen Tersangka Kasus Kepemilikan MolotovAB dinonaktifkan sementara hingga ada keputusan hukum yang bersifat mengikat. Hal itu sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN Pasal 88 ayat 1 poin C dan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS halam 128 Bagian Ketiga Pasal 276 poin C.
-
News •Fakta Baru, Dosen IPB Juga Penyandang Dana untuk Memproduksi Molotov di Aksi 212"Contohnya, S alias Laode didatangkan langsung dari Ambon. Dan dibiayain langsung oleh AB untuk datang ke Jakarta," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (2/10/2019).
-
News •Jadi Tersangka Pemasok Molotov, Dosen IPB DitahanAB dijerat sejumlah pasal, salah satunya Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak. Ia juga dijerat dengan Pasal 169 KUHP 169. Penerapan pasal itu sesuai dengan perbuatan masing-masing.
-
News •Dosen IPB Pemilik Bom Molotov untuk Aksi Mujahid 212 jadi TersangkaKaro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan bahwa dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB (Abdul Basith) dan sejumlah rekan lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
-
News •Polisi Beberkan Peran Dosen IPB Diduga Pemasok Bom Molotov untuk Aksi Mujahid 212AB sendiri telah merekrut pelaku lain berinisial S alias L, untuk memproduksi bom molotov.
-
News •Soal Sanksi, IPB Tunggu Kepastian Hukum Dosen yang Ditangkap karena MolotovSoal Sanksi, IPB Tunggu Kepastian Hukum Dosen yang Ditangkap karena Molotov. IPB juga menghormati proses hukum yang berlaku dan akan menunggu kepastian hukum bagi AB. Dia juga berharap proses hukum berjalan transparan, akuntabel dan adil.
-
News •Polisi Gandeng POMAL Selidiki Kasus yang Melibatkan Purnawirawan TNI Sony SantosoSony sedang ditahan di POMAL.
-
News •Diduga Menyimpan Molotov, Rumah Dosen IPB Digeledah Polisi Berpakaian PremanPenangkapan AB pun membuat pihak kampus prihatin. IPB menyatakan aktivitas dilakukan AB tak terkait dengan kampus.
-
News •Polisi Sebut Dosen IPB Diduga Simpan 28 Molotov untuk Dompleng Aksi Mujahid 212AB diketahui tidak ikut merencanakan aksi Mujahid tersebut. AB hanya melakukan permufakatan jahat agar demo menjadi kacau. "Soal dosen IPB bukan yang merancang demo, bukan. Tapi dia menyimpan bom molotov 28 untuk melakukan pembakaran dan provokasi di situ," jelasnya.
-
News •Kasus Bom Molotov Dosen IPB, Polisi Kedepankan Asas Praduga Tak BersalahKasus Bom Molotov Dosen IPB, Polisi Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah. Ia menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu Polda Metro Jaya memproses kasus tersebut.
-
News •Polisi Periksa Dosen IPB Terkait Dugaan Kepemilikan Bahan PeledakPolisi masih memeriksa salah satu dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB. Pemeriksaan dilakukan setelah polisi menangkap AB, di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota, Sabtu (28/9) dini hari, terkait dugaan kepemilikan bahan peledak AB.