Pembunuhan Eno
-
News •Keluarga puas dua terdakwa pembunuh Eno dihukum matiKeriuhan terdengar dari para pengunjung sidang yang diantaranya adalah keluarga dan kerabat Eno Parihah. Keluarga puas atas vonis hukuman mati yang dijatuhkan hakim terhadap dua terdakwa. Kuasa hukum terdakwa menyatakan bakal mengkaji kembali vonis hakim.
-
News •Vonis pembunuhan Eno, keluarga minta pelaku dihukum seberat-beratnyaVonis pembunuhan Eno, keluarga minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Sebelumnya, Arifin dan Imam dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum Pengadilan Negeri Tangerang. Namun dalam berkas pleidoinya, mereka tidak membunuh Eno di mess pabrik, PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kabupaten Tangerang.
-
News •Terdakwa pembunuh Eno sempat ditawari Rp 50 Juta oleh Rahmat AlimKedua terdakwa mengaku pernah diberi iming-iming uang Rp 30-50 juta oleh orang tua Rahmat Alim untuk membantunya bebas dari tuduhan pembunuhan dan mengganti namanya dengan Dimas Tompel. Imam mengaku Rahmat Alim pernah meminta maaf karena melibatkannya dalam kasus ini.
-
News •Terdakwa pembunuh Eno terpaksa ngaku karena tak tahan disiksa polisiKedua terdakwa yakni Imam dan Rahmat berkeras mengaku bukan sebagai tersangka pembunuhan. Mereka terpaksa mengakui sebagai tersangka karena disiksa polisi. Imam mengaku ditodong pistol oleh polisi. Rahmat mengaku dipaksa makan puntung rokok dan kepalanya dipukul.
-
News •2 Pemerkosa dan pembunuh Eno dengan cangkul dituntut hukuman mati2 Pemerkosa dan pembunuh Eno dengan cangkul dituntut hukuman mati. Jaksa menyebutkan hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatannya membunuh Eno dilakukan secara sadis, menimbulkan penderitaan mendalam bagi keluarga, terdakwa berbelit dan tidak mengakui perbuatannya.
-
News •Kasus pembunuhan Eno, ayah korban beri kesaksian di PN TangerangSidang kali ini beragendakan mendengar keterangan saksi, yakni ayah Eno, Arif Fikir serta tiga teman kerja Eno, Izroh, Hurairoh dan Atika. Dalam keterangannya, Arif menjelaskan bahwa anaknya baru bekerja enam bulan.
-
News •Pembunuhan wanita bercangkul, terdakwa tolak dijerat pasal berencanaPembunuhan wanita bercangkul, terdakwa tolak dijerat pasal berencana. Pengacara dua terdakwa pembunuh Eno Parihah (18), Rahmat Arifin (24) dan Imam Hapriadi (24) mengajukan eksepsi atau penolakan terhadap dakwaan terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hal itu diungkapkan saat sidang di Pengadilan Negeri Tangerang.
-
News •Setelah RA, 2 pelaku pembunuhan Eno jalani sidang perdana besokSetelah RA, 2 pelaku pembunuhan Eno jalani sidang perdana besok. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang menyatakan Pengadilan Negeri Tangerang telah mengagendakan sidang perdana atas dua terdakwa atas pembunuhan karyawati Eno Parihah. Eno dibunuh secara sadis dengan kemaluan dimasukan pacul.
-
News •Fakta di akhir sidang pembunuh EnnoHukuman itu sudah maksimal lantaran terganjal aturan peradilan anak.
-
News •Hukuman pembunuh Enno terbentur aturan peradilan anakJika dianggap tidak memenuhi rasa keadilan, para pihak diminta mengajukan revisi undang-undang.
-
News •Polisi bentrok dengan warga usai sidang vonis pembunuh EnoRicuh bermula ketika RA keluar sidang dengan kendaraan roda empat. Massa yang melihat lalu mencoba memukulinya.
-
News •Terdakwa di bawah umur kasus Enno divonis 10 tahun penjaraAnak tidak menyesal. Meringankan tidak ada. Majelis hakim sependapat dengan penuntut umum.
-
News •Ibu Eno menangis saat pembunuh anaknya jalani sidang vonisPembacaan putusan masih berlangsung. Adapun sidang dilakukan secara terbuka dan dihadiri sejumlah masyarakat.
-
News •Pembunuh sadis Enno Parihah divonis hari iniDalam sidang kali ini pihak Pengadilan Negeri Tangerang akan menggelar sidang secara terbuka.
-
News •Remaja pembunuh Eno merengek di persidangan, minta dibebaskanRA juga membacakan sejumlah ayat suci Alquran di depan majelis hakim.
-
News •Kuasa hukum terdakwa di bawah umur sebut keterangan saksi anehArifin mengaku membantah isi BAP karena diancam akan dianiaya terdakwa.
-
Jakarta •Kemarahan polisi pembunuh Eno coba mengelak padahal bukti sudah kuatPengacara dan keluarga coba membela tersangka Alim bukan pembunuhan Eno.
-
News •Terdakwa pembunuh Eno nangis di pelukan gurunyaRahmat langsung memeluk dan mencium tangan gurunya. Melihat keadaan yang penuh emosi itu, kedua teman juga menangis.
-
News •Ayah terdakwa pembunuhan Enno ngotot anaknya tidak berada di TKPAyah terdakwa RA, Nahjudin, mengaku anaknya tidur bersamanya di rumah saat kejadian.
-
Jakarta •Polisi pastikan tak ada nama Dimas di kasus pembunuhan EnoDimas dengan tompel di bagian wajahnya, yang disebut-sebut oleh Arief itu tak pernah ada alias fiktif.