Laporan Khusus Imlek 2020
-
Khas •Tahta Singkat Sunan Kuning, Raja Jawa-Tionghoa Penentang VOCRaden Mas Garendi jadi Raja setelah para panglima perang Jawa dan Tionghoa bersatu melawan VOC dan merebut Keraton Mataram di Surakarta. Sayang, tak banyak yang tahu soal perjuangannya.
-
01:08News •VIDEO: Keris Mbah Kuncung, Altar Akulturasi Tionghoa Jawa di Klenteng BanyumasRitual memandikan patung dewa di Klenteng Boen Tek Bio Banyumas punya ciri khas tersendiri. Ada unsur akulturasi Tiong Hoa dan Jawa pada ritual tersebut.
-
News •Klenteng TITD Pay Lien San, Potret Toleransi Umat Beragama di JemberLetak TITD Pay Lien San yang ada di seberang jalan desa, memang berhadapan persis dengan Masjid Al-Barokah. Keduanya hanya berjarak selemparan batu. Sekitar 5 meter.
-
News •Pedagang Burung Pipit dan Bunga Raup Untung Berlipat di Hari ImlekMenurut kepercayaan mereka, melepaskan burung bermakna memberikan kehidupan bagi makhluk lain. Ritual itu diharapkan bisa memberikan kemakmuran serta kesehatan bagi yang melakukannya.
-
News •Kelenteng Siu Hok Bio dan Peristiwa Eksodus Warga Tionghoa ke SemarangPakar Budaya Tionghoa, Tjong Khi Tio, yang menyebut Kelenteng Siu Hok Bio merupakan kelenteng tertua di kawasan Pecinan yang berdiri sejak abad ke-17. Pada kala itu, orang-orang Tionghoa yang ada di Batavia melakukan eksodus ke Semarang karena adanya pembantaian dari penjajah Belanda.
-
News •Cina Benteng' Tangerang dalam Alur Sejarah NusantaraKejayaan bahari Nusantara menjadi daya tarik bangsa China untuk datang. Tidak hanya pulau-pulau dengan hasil bumi yang kaya, Tangerang, sebagai bagian teluk Batavia saat itu juga tidak luput dari kehadiran etnis Tionghoa.
-
News •Tan Khoen Swie, Penentang Kolonial dan Penyatu 3 Ajaran Agama di KediriKlenteng Tjoe Hwie Kiong ini dibangun sekitar tahun 1817-an. Klenteng ini tercatat dan terdaftar dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Kemendikbud NO. INV. 374/KDR/2003 adalah situs cagar budaya.
-
News •Saat Imlek Jadi Ajang Pemersatu Lewat Bogor Street FestivalImlek identik dengan hari raya warga keturunan Tionghoa. Di Bogor, Imlek memiliki makna menjaga keberagaman lewat gelaran Bogor Street Festival Cap Go Meh. Acara tersebut digelar setiap dua pekan setelah perayaan Imlek.
-
News •Jejak Masyarakat Tionghoa di Pinggir Kali BekasiPenamaan Hok Lay Kiong mengacu kepada dewa utama, di mana arcanya berada di altar utama. Di sisi kiri dan kanannya ada empat arca dewa pendamping, kemudian di belakangnya tujuh arca dewa pengawal.
-
News •Acit Si Pelestari Opera Wayang Orang ChinaGempuran budaya baru itu menjadi lawan berat bagi pria paruh baya bernama Acit (53). Kakek tiga cucu bernama asli Hasan alias Tan Tiau Guan itu tetap berupaya melestarikan kesenian tradisional opera hokkian.
-
News •Berbagi Tempat di Kampung Pecinan Tambak Bayan SurabayaPernak-pernik khas hari raya Imlek seperti lampion atau ornamen bernuansa kebudayaan Tionghoa mulai terlihat di Kampung Tambak Bayan. Daerah ini merupakan salah satu kampung yang disebut sebagai Pecinan-nya Surabaya.
-
News •Jejak Pluralisme dan Sastra Tionghoa di BanyumasBila mesti dibubuhkan dalam tarikh, jika sandaran awal diletakkan pada jejak keeratan interaksi antara masyarakat Banyumas dengan etnis Tionghoa, dimungkinkan bermula di abad ke-18.
-
02:43News •VIDEO: Jejak Etnis Tionghoa di Tambak Bayan SurabayaMenurut cerita, Etnis Tionghoa sudah menghuni kawasan tersebut sejak abad ke-19. Itu dapat dibuktikan dengan keberadaan bangunan besar dan tua di tengah kampung tersebut.
-
Khas •Jejak Kapiten Sepanjang, Komandan Perang Tionghoa-Jawa Melawan VOCKapiten Sepanjang adalah salah satu tokoh sentral dalam perang. Ada yang menyebut nama aslinya Souw Pan Chiang.
-
Khas •Geger Pecinan, Saat Laskar Tionghoa-Jawa Bersatu Melawan VOCPasukan gabungan Jawa dan Tionghoa berhasil merebut sejumlah kota. Di antaranya Jepara, Rembang, Demak, bahkan Keraton Kartasura akhirnya jatuh.