KUHP baru
-
Politik •KUHP Baru Jadi Senjata Ampuh Berantas Mafia Tanah, Bamsoet Ungkap Strategi Penegakan HukumAnggota DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan KUHP Baru jadi landasan hukum kuat berantas mafia tanah, terutama kasus pemalsuan dokumen. Sinergi lintas lembaga dan digitalisasi kunci sukses penegakan hukum.
-
News •Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Pencurian Sawit di PT ALS, Pelaku Terancam 9 Tahun PenjaraPolres Gunung Mas berhasil mengungkap kasus pencurian sawit di perkebunan PT ALS Manuhing, menetapkan seorang tersangka yang terancam hukuman berat berdasarkan KUHP baru.
-
News •MK Terima Pencabutan Uji Materiil KUHP Pasal 603 Soal Kerugian NegaraMahkamah Konstitusi (MK) menerima pencabutan uji materiil KUHP Pasal 603 terkait penetapan kerugian negara oleh BPK. Pemohon memiliki alasan kuat di balik keputusan ini.
-
News •Implementasi KUHP dan KUHAP Baru: Tantangan BUMN dalam Menjalankan BisnisKehadiran KUHP dan KUHAP baru menciptakan tantangan signifikan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menjalankan operasional bisnisnya, menuntut adaptasi pada standar kepatuhan internasional.
-
News •Pemkab Bekasi Kaji Revisi Perda Ketertiban Umum, Hapus Sanksi Penjara Ganti DendaPemerintah Kabupaten Bekasi sedang membahas revisi Perda Ketertiban Umum, mengusulkan penghapusan sanksi penjara dan menggantinya dengan denda atau sanksi administratif. Kebijakan ini bertujuan agar lebih efektif dan sesuai regulasi terbaru.
-
News •Penganiayaan Hewan Mataram: Pelaku dan Penadah Anjing Liar Jadi Tersangka, Terancam PenjaraKasus penganiayaan hewan di Mataram yang viral di media sosial kini memasuki babak baru. Pelaku penganiayaan anjing hingga mati, IG, ditetapkan sebagai tersangka dan terancam 1,5 tahun penjara, sementara NLS juga tersangka penadah.
-
News •Tes DNA Ungkap Pelaku Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di PamekasanKepolisian Resor Pamekasan berhasil mengungkap pelaku pemerkosaan penyandang disabilitas berinisial H (41) melalui tes DNA. Hasil tes mengarah pada AS (50), ipar korban, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis.
-
News •Polres Magetan Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Sepeda Motor yang Resahkan WargaPolres Magetan berhasil menangkap MCM, seorang pelaku pencurian sepeda motor yang telah beraksi sebanyak enam kali di wilayah hukum Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menimbulkan keresahan di masyarakat.
-
News •Pengadilan Mataram Gelar Sidang Perdana Kasus Korupsi Lahan MXGP Samota pada 15 April 2026Pengadilan Negeri Mataram akan menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan lahan MXGP Samota pada 15 April 2026, melibatkan tiga tersangka yang dijerat KUHP baru.
-
News •Polda Bali Tangkap Pelaku Rudapaksa WNA China di Kuta SelatanPolda Bali berhasil mengungkap dan menangkap SAM (23), pelaku rudapaksa WNA China di Bali, yang ditangkap saat hendak mengembalikan ponsel korban setelah aksi keji tersebut.
-
News •Berkas Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Mataram Telah Dilimpahkan ke KejaksaanBerkas perkara kasus anak bunuh ibu kandung di Kota Mataram telah dilimpahkan Polda NTB ke kejaksaan, kini menunggu penelitian jaksa untuk proses hukum lebih lanjut.
-
News •FH Unpad Perbarui Kurikulum Hadapi KUHP dan KUHAP Baru, Siapkan Lulusan UnggulFakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) memperbarui kurikulumnya mulai tahun 2026 untuk menyesuaikan dengan terbitnya Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, demi menyiapkan lulusan hukum.
-
Politik •Legislator Dorong Detail Aturan Kerja Sosial KUHP, Cegah Beda TafsirAnggota DPR RI Rapidin Simbolon mendesak pendetailan Aturan Kerja Sosial KUHP baru untuk menghindari perbedaan interpretasi di lapangan, demi implementasi yang efektif dan objektif.
-
News •Reformasi Hukum Pidana: KUHP Baru Wujudkan Sistem Peradilan ModernWakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa KUHP Baru dan reformasi KUHAP menandai era baru sistem peradilan pidana yang lebih manusiawi dan relevan dengan dinamika masyarakat modern.
-
News •Menimbang Ulang Hukuman Mati: Antara Ketegasan Negara dan Hak Asasi Manusia di IndonesiaKasus narkotika besar memicu kembali perdebatan hukuman mati di Indonesia. Artikel ini mengupas dilema antara ketegasan hukum dan hak asasi manusia, efektivitas pidana mati, serta reformasi hukum pidana nasional.
-
News •Wamenkumham: Prioritas Sanksi Administrasi Dahulukan daripada Pidana dalam Penegakan HukumWakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan **prioritas sanksi administrasi** harus didahulukan dibanding sanksi pidana, sejalan dengan prinsip ultimum remedium dan perubahan paradigma KUHP baru.
-
Politik •Komisi III DPR Apresiasi Vonis Fandi Ramadhan, Hakim Tak Jatuhkan Hukuman MatiKomisi III DPR RI menyambut baik keputusan majelis hakim PN Batam yang tidak menjatuhkan vonis mati terhadap Fandi Ramadhan dalam kasus narkotika, menyoroti keadilan substantif dalam Vonis Fandi Ramadhan.
-
News •Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencurian Besi Jalan Tol di PademanganTim Opsnal Polsek Pademangan berhasil meringkus enam anggota komplotan spesialis pencurian besi jalan tol di Jakarta Utara, mengungkap modus operandi dan memburu penadah hasil curian. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
-
News •Pemkab Rejang Lebong Siapkan Sarana Pendukung Pidana Kerja Sosial KUHP BaruPemerintah Kabupaten Rejang Lebong serius menyiapkan sarana pendukung pidana kerja sosial dalam KUHP baru yang akan berlaku pada tahun 2026, memastikan kesiapan daerah untuk putusan yang bersifat non-penjara.
-
News •Kerja Sama Ditjenpas Morut Perkuat Pembinaan Warga Binaan dan Layanan PemasyarakatanKanwil Ditjenpas Sulteng dan Pemkab Morut jalin kerja sama strategis untuk tingkatkan program pembinaan warga binaan serta layanan pemasyarakatan, sekaligus resmikan Pos Bapas Kolonodale.