Kraton Jogja
-
Jabar •Peristiwa 24 Maret 1792: Wafatnya Sri Sultan Hamengkubuwono IHari ini, tanggal 24 Maret 1792, terjadi peristiwa penting di Yogyakarta. Pada tanggal tersebut, Sri Sultan Hamengkubuwono I, yang sekaligus menjadi pendiri Keraton Yogyakarta, meninggal dunia setelah memerintah sejak tahun 1755.
-
Jabar •Digelar Sederhana, Begini Prosesi Labuhan Keraton Yogyakarta di Pantai SelatanMinggu (14/3) pagi, puluhan abdi dalem Kraton Yogyakarta berangkat ke Situs Cepuri Pantai Parangkusumo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengadakan acara labuhan.
-
Jateng •Kraton Jogja Peringati Hari Lahir Sultan HB X di Tengah Pandemi, Gelar Acara IniDalam memeringati hari itu, Kraton Jogja menggelar 'Uyon-Uyon Hadiluhung' di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti, Kraton Jogja. Dalam acara tersebut, akan menampilkan komposisi gendhing dan Beksan Panji Sekar.
-
Jateng •Inovasi Ragam Kegiatan Kraton Yogyakarta di Tengah Pandemi, Tak Tinggalkan TradisiWalau dengan protokol kesehatan yang ketat, pelaksanaan beberapa tradisi dan kegiatan Kraton Yogyakarta tetap diadakan. Seperti Maulid Nabi pada Kamis (29/10) lalu, pihak kraton tetap melaksanakan pembagian Rengginang dan Udhik-udhik. Tentu pelaksanaan ini tidak dilakukan di keramaian seperti biasanya.
-
Jateng •Mengenal Samir, Selempang Khas Penanda Tugas Ala Kraton YogyakartaSamir merupakan salah satu kelengkapan busana abdi dalem Kraton Yogyakarta. Sekilas, kelengkapan busana itu hanya berfungsi sebagai aksesoris semata. Namun sebenarnya Samir merupakan kelengkapan busana yang sangat penting dan tidak sembarang orang boleh memakainya.
-
Jateng •5 Fakta Tradisi Labuhan Kraton Yogyakarta, Menyelaraskan Diri dengan AlamLabuhan merupakan salah satu tradisi Kraton Yogyakarta yang rutin digelar setahun sekali. Tradisi ini menjadi bagian dalam acara Tingalan Jumenengan Dalem atau perayaan penobatan Sultan. Tradisi Labuhan terdiri atas dua macam yaitu Labuhan Ageng (besar) dan Labuhan Alit (kecil).
-
Gaya •Sama-Sama Penerus Kerajaan Islam Mataram, Ini Beda Kraton Jogja dan SoloDua kraton ini berasal dari akar keturunan yang sama, yakni Kerajaan Mataram Islam. Identik, tapi keduanya punya ciri khas tersendiri. Ini dia perbedaan Kraton Jogja dan Solo dari sejarah dan bangunannya.