Kasus suap Bupati Hulu Sungai Tengah
-
6News •KPK Tahan Bupati Hulu Sungai UtaraKPK Tahan Bupati Hulu Sungai Utara. Abdul Wahid merupakan tersangka suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di Kab Hulu Sungai Utara 2021-2022.
-
5News •Divonis 6 tahun penjara, Bupati Hulu Sungai Tengah dipeluk kerabatDivonis 6 tahun penjara, Bupati Hulu Sungai Tengah dipeluk kerabat. Abdul Latif terbukti menerima suap Rp 3,6 miliar yang diberikan Direktur PT Menara Agung Pusaka. Akibat perbuatannya, Abdul Latif divonis 6 tahun penjara dengan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.
-
5News •Bupati Hulu Sungai Tengah nonaktif Abdul Latif dituntut 8 tahun penjaraBupati Hulu Sungai Tengah nonaktif Abdul Latif dituntut 8 tahun penjara. Abdul Latif dituntut hukuman pidana selama 8 tahun dan denda Rp 600 juta. JPU KPK menyakini, Abdul Latif menerima suap Rp 3,6 miliar dan menuntut hukuman 8 tahun.
-
8News •Bupati Hulu Sungai Tengah jalani pemeriksaan lanjutanBupati Hulu Sungai Tengah jalani pemeriksaan lanjutan. Abdul Latif diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Sugriwa Agung, Abdul Basit terkait dalam kasus dugaan menerima suap pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri.
-
8News •Penampakan 8 mobil mewah hasil korupsi Bupati Abdul LatifPenampakan 8 mobil mewah hasil korupsi Bupati Abdul Latif. Ada delapan unit mobil mewah yang disita KPK dari Bupati Hulu Sungai Tengah nonaktif Abdul Latif. Mobil itu di antaranya BMW, Toyota Vellfire, Lexus, Jeep Robicon, Hummer dan Cadilac Escalade yang harga satuannya mencapai miliaran rupiah.
-
9News •Deretan moge hasil korupsi Bupati Hulu Sungai TengahDeretan moge hasil korupsi Bupati Hulu Sungai Tengah. Sejumlah motor besar hasil sitaan KPK dari Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif Abdul Latif tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Motor besar tersebut di antaranya BMW Motorrad, Ducati, Husberg TE 300, KTM 500 EXT dan 4 unit Harley Davidson.
-
6News •Penyuap Bupati Hulu Sungai Tengah usai jalani pemeriksaan lanjutanPenyuap Bupati Hulu Sungai Tengah usai jalani pemeriksaan lanjutan. Dirut PT Menara Agung Pusaka Donny Witono diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan ruang rawat inap dan UGD di RSUD Damanhuri pada tahun anggaran 2017.
-
7News •Bupati Hulu Sungai Tengah usai menjalani pemeriksaan lanjutanBupati Hulu Sungai Tengah usai menjalani pemeriksaan lanjutan. Abdul Latif keluar dari Gedung KPK dengan membawa sebuah buku hitam dan sekantung obat-obatan. Dia baru saja menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan menerima suap pembangunan RSUD Damanhuri.
-
5News •Ekspresi penyuap Bupati Hulu Sungai Tengah usai diperiksa KPKEkspresi penyuap Bupati Hulu Sungai Tengah usai diperiksa KPK. Dirut PT Menara Agung Pusaka, Donny Witono dikawal sejumlah petugas usai menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus suap proyek pembangunan ruang rawat inap dan UGD di RSUD Damanhuri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun anggaran 2017.
-
5News •Dua tersangka suap proyek RSUD Damanhuri kembali diperiksa KPKDua tersangka suap proyek RSUD Damanhuri kembali diperiksa KPK. Dua tersangka itu adalah Direktur Utama PT Sugriwa Agung Abdul Basit dan Ketua Kadin Barabai Fauzan Rifani.
-
5News •KPK pamerkan gepokan uang suap Bupati Hulu Sungai TengahKPK pamerkan gepokan uang suap Bupati Hulu Sungai Tengah. Abdul Latif ditangkap atas dugaan menerima suap terkait pembangunan RSUD Damanhuri Barabai. Dalam penangkapan tersebut KPK menyita barang bukti uang Rp 65 juta dari brankas Latif di rumah dinasnya dan sebesar Rp 35 juta di ruang kerjanya.