Ibu mutilasi anak di Cengkareng
-
Jakarta •Ibu pemutilasi anak dirujuk ke RS Jiwa GrogolIbu pemutilasi anak dirujuk ke RS Jiwa Grogol. Kabid Humas Polda Metro, Jaya Kombes Awi Setiyono, mengatakan meski sudah ditangani oleh pihak rumah sakit, proses hukum terhadap Iin tetap berjalan. Kecuali ada keterangan dari dokter di RSJ yang mengatakan Iin kurang normal, maka proses hukum tidak dapat dilanjutkan.
-
Jakarta •Ibu pemutilasi anak sangat tertutup, polisi sulit gali keteranganIbu pemutilasi anak sangat tertutup, polisi sulit gali keterangan. "Wong kita tanya aja masih ngalor-ngidul. Kenapa saya bilang ngalor-ngidul, karena yang bersangkutan ditanya sekarang nanti berubah lagi, berubah lagi, berubah lagi," kata Kombes Awi.
-
Jakarta •Banyak masalah, ibu pemutilasi anak alami depresi tinggiBanyak masalah, ibu pemutilasi anak alami depresi tinggi. "Yang bersangkutan (tersangka) ini kan dulu tulang punggung keluarga lalu menjadi ibu rumah tangga. Kemudian dia punya beban keluarga sendiri dan keluarga dari orang tuanya. Ini kan akan kita dalami. Itu juga berpengaruh terhadap depresi yang bersangkutan."
-
News •Ibu pemutilasi anak tak merasa bersalah bunuh anakAparat kepolisian hingga kini masih belum mendapat keterangan dari pelaku mutilasi Mutmainah (28) terhadap anaknya. Pelaku mengaku mendapat bisikan gaib itu merasa tidak membunuh buah hatinya. Pnyidik telah menyiapkan psikolog untuk memeriksa kondisi kesehatan Mutmainah.
-
News •Kondisi masih labil, pelaku mutilasi anak belum diperiksa polisiKondisi masih labil, pelaku mutilasi anak belum diperiksa polisi. Aparat kepolisian sampai saat ini belum bisa menggali keterangan dari Mutmainah (28), ibu yang memutilasi putranya sendiri, Arjuna (1). Kondisi istri salah satu perwira di Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya ini masih labil.
-
News •Sisi lain kehidupan ibu mutilasi bayi di CengkarengPara tetangga sebenarnya tidak pernah mencurigai ada tindakan keji dilakukan pelaku. Lantaran sikap ditampilkan Mutmainah layaknya manusia normal.
-
News •Pelaku mutilasi di Cengkareng tak banyak punya temanMutmainah (28), ibu tega memutilasi bayinya di Cengkareng, Jakarta Barat, dikenal sebagai pribadi ramah. Walau ramah, ternyata dia tidak memiliki banyak teman. Hal itu terlihat saat pelaku sedang melewati lingkungan sekitarnya.
-
Jakarta •Bayi dimutilasi ibunya langsung dimakamkan usai autopsi di RS PolriBayi dimutilasi ibunya langsung dimakamkan usai autopsi di RS Polri. Bayi Arjuna (1), yang tewas akibat dimutilasi ibu kandungnya, Mudmainah (28) telah dimakamkan. Pemakaman itu dilakukan pada malam hari usai jasad Arjuna diperiksa pihak RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
-
News •Ibu mutilasi anak di Cengkareng rumah tangganya sedang tak harmonisIbu mutilasi anak di Cengkareng rumah tangganya sedang tak harmonis. Pelaku diketahui juga dalam kondisi kejiwaan yang tidak stabil. Orang tua pelaku juga meminta agar masyarakat tidak menyebut anaknya itu sebagai pembunuh sadis.
-
News •Ibu pemutilasi anak sempat takuti suaminya dengan mata melototIbu pemutilasi anak sempat takuti suaminya dengan mata melotot. "Seminggu sebelum kejadian yang bersangkutan istrinya ada tiga (keanehan) tadi, yang pertama suka pendiam, suka ketakutan sendiri, yang ketiga bahkan nakut-nakutin suaminya," terang Kombes Awi.
-
News •Anut ilmu, ibu pemutilasi anak ingin hidup sempurnaAnut ilmu, ibu pemutilasi anak ingin hidup sempurna. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya masih menggali pengakuan Mutmainah hingga tega memutilasi dua anaknya sendiri. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui sering berhalusinasi dan menganut ilmu tertentu.
-
News •Ibu pemutilasi anak anut ajaran tertentu & sering dapat bisikan gaibIbu pemutilasi anak anut ajaran tertentu & sering dapat bisikan gaib. "Dia menuntut ilmu tertentu yang mungkin dia tidak bisa menghadapi itu sehingga ada bisikan-bisikan dari yang dia dengarkan apabila ilmunya bisa sempurna dia harus mengorbankan anaknya," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan.
-
Jakarta •Polisi sebut Iin tak merasa memutilasi bayinyaPolisi sebut Iin tak merasa memutilasi bayinya. Hingga saat ini, belum diketahui apa motif sebenarnya dari tindakan Iin memutilasi kedua anaknya. Kabarnya, Iin stres karena suaminya dua hari tak pulang ke rumah.
-
News •Fakta mengerikan ibu kandung tega mutilasi balitanya hingga tewasFakta mengerikan ibu kandung tega mutilasi balitanya hingga tewas. Betapa kagetnya Denny, karena rumahnya penuh darah. Tak cuma itu, dia mendapati bayi laki-lakinya sudah tewas mengenaskan. Sedangkan istri ditemukan sudah tak berbusana.
-
News •Tetangga kerap lihat ibu pemutilasi di Cengkareng ajak anaknya jajanTetangga kerap lihat ibu pemutilasi di Cengkareng ajak anaknya jajan. M alias Iin (28) tega memutilasi dua buah hatinya. Akibat tindakan kejinya itu, satu putranya yang baru berusia 1 tewas seketika.
-
News •Ini respons KPAI soal ibu tega mutilasi anak di CengkarengIni respons KPAI soal ibu tega mutilasi anak di Cengkareng. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam Sholeh mengatakan, salah satu penyebab munculnya kasus seorang ibu memutilasi kedua anak karena lemahnya lembaga perkawinan dan lembaga keluarga yang ada.
-
News •Anaknya dimutilasi, Denny sebut istrinya sering berhalusinasiAipda Denny pernah curhat ke teman istrinya sering berhalusinasi. Menurut Denny kepada para temannya, sang istri selama seminggu ini kerap mengigau. Tak cuma itu, istrinya juga sering marah-marah tanpa alasan.
-
News •Dobrak pintu, Denny temukan anak keduanya tewas dimutilasi istriDobrak pintu, Aipda Denny temukan anaknya sudah tewas terpotong. Saat itu Denny pun langsung shock. Denny pun berteriak histeris melihat anak keduanya tewas mengenaskan.
-
News •Mutilasi anaknya, Iin telanjang bulat & senyum-senyum ketika ditanyaMutilasi anaknya, Iin telanjang bulat & senyum-senyum ketika ditanya. Iin tega membunuh bayinya bernama Arjuna yang baru berusia 13 bulan. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh suaminya Denny Siregar yang baru pulang kerja.
-
News •Kondisi korban mutilasi mengenaskan, Ketua RT tak berani pegangMenurut Ketua RT, anak pertama pelaku yang berinisial C selamat meski daun telinga sempat hendak dipotong. C diketahui masih beusia 3 tahun itu langsung diamankan ayah dan kakak pelaku.