Aparat kepolisian hingga kini masih belum mendapat keterangan dari pelaku mutilasi Mutmainah (28) terhadap anaknya. Pelaku mengaku mendapat bisikan gaib itu merasa tidak membunuh buah hatinya."Sejauh ini pembicaraan masih belum fokus, masih labil. Belum sadar pernah membunuh anaknya. Sampai saat ini Mutmainah tidak merasa bersalah membunuh anaknya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Rabu (5/10).Atas hal tersebut, kata Awi, penyidik telah menyiapkan psikolog untuk memeriksa kondisi kesehatan Mutmainah di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur."Kita sediakan di sana, psikolog untuk setiap hari melakukan perawatan kepada Mutmainah," kata Awi.Seperti diketahui, kasus mutilasi terhadap Arjuna terjadi di rumah kontrakan Jalan Jaya 24, Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (30/9) malam. Mutmainah merupakan istri dari anggota Polda Metro Jaya Aipda Denny Siregar. Mereka dikaruniai dua anak, Callista (2) dan Arjuna (1).
Ibu pemutilasi anak tak merasa bersalah bunuh anak
Aparat kepolisian hingga kini masih belum mendapat keterangan dari pelaku mutilasi Mutmainah (28) terhadap anaknya. Pelaku mengaku mendapat bisikan gaib itu merasa tidak membunuh buah hatinya. Pnyidik telah menyiapkan psikolog untuk memeriksa kondisi kesehatan Mutmainah.
Rekomendasi