Fenomena Buzzer
-
Mengenal Perbedaan Buzzer dan Influencer yang Jarang DiketahuiTak sedikit di antara masyarakat yang masih bertanya-tanya, apakah buzzer dan influencer sama? Lalu, apakah keduanya sama-sama menyebarkan informasi yang hanya sekadar ramai di jagad media sosial semata?
-
Politik •Demokrat Curhat Diserang Secara Sistematis di Medsos, Dikaitkan Usung Anies CapresDia merasakan banyak upaya dari pihak-pihak tertentu untuk menjegal Partai Demokrat bertumbuh. Bahkan menyerang ketika ramai kabar Demokrat akan mengusung Anies di 2024.
-
Politik •AHY: Black Campaign, Hoaks hingga Buzzer Membabi Buta di Pemilu 2024AHY meminta pers agar bekerja independen dan memberikan informasi kredible kepada masyarakat. Sebab, dia menekankan pada informasi penting yang dibutuhkan oleh Indonesia,
-
Jabar •Apa Itu Buzzer? Berikut Penjelasan dan Pengaruhnya di Media SosialBuzzer bisa dibilang sebagai akun atau orang yang menyuarakan suatu isu. Di media sosial, buzzer memiliki pengaruh yang besar untuk membuat suatu isu atau peristiwa menjadi viral atau trending.
-
Politik •PAN: Saatnya Hadirkan Politik GagasanPAN meyakini media sosial adalah ruang terbaik untuk adu ide dan gagasan karena siapapun bisa terlibat termasuk politisi dan bahkan para kepala daerah
-
News •Analisis: Polarisasi di Balik Istilah Cebong dan KadrunPolarisasi dua kubu pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto melahirkan sejumlah istilah yang saling mendegradasi satu sama lain. Istilah itu adalah cebong, kampret, serta kadrun yang ramai setelah Pilpres 2019.
-
Jakarta •Wagub DKI Ungkap Cara Anies Menyikapi Serangan BuzzerRiza mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan media sosial secara bijak di era digitalisasi
-
Jakarta •Wagub DKI : Setiap Organisasi Berhak Punya Cyber ArmyRiza menuturkan, pembentukan tim siber menjadi penting agar informasi yang beredar di media sosial tidak berisi informasi bohong, hoaks. Selain itu, masyarakat juga memiliki peran aktif agar penyebaran berita bohong dapat diminimalisir.
-
News •Muhammadiyah Soal Cyber Army MUI DKI Bela Anies: Hak untuk Membela Diri dari SeranganKetua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai, pembentukan Cyber Army oleh MUI DKI sebagai perwujudan hak.
-
News •MUI: Yang Kita Bangun Dai Digital, Bukan BuzzerInisiatif lahirnya da'i digital memang beralasan. Mengingat ada banyak konten-konten positif dari ulama-ulama moderat yang kurang tersebar.
-
News •MUI Pusat: MUI DKI Seharusnya Tidak Membuat BuzzerPembentukan Cyber Troops oleh MUI DKI pun seharusnya bukan untuk membentuk buzzer.
-
News •MUI DKI: Pembentukan Cyber Army Bela Ulama dan Anies Tak Terkait Dana HibahPada rapat dengan Bidang Infokom MUI DKI Jakarta, Jumat (11/10), membicarakan program ke depan serta makin banyaknya informasi yang terindikasi memecah-belah anak bangsa, terutama umat Islam dan ulama.
-
Jakarta •DPRD: MUI DKI Dapat Dana Hibah Rp10 Miliar per TahunSoal wacana pembentukan tim siber atau cyber army untuk membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Iman tidak keberatan. Asalkan tidak menggunakan APBD.
-
Jakarta •MUI DKI Mau Bikin 'Mujahid Digital' Lawan Buzzer dan Bela AniesDia mengungkapkan, Infokom tidak bertugas di atas mimbar tapi melalui berita dan informasi yang disebarluaskan melalui Canal resmi MUI DKI seperti media sosial karena perputarannya cepat.
-
News •Anggota DPR Nilai Perlu Kontranarasi Hadapi Pasukan Siber"Apa yang disebarkan pasukan siber justru disinformasi karena itu penting peran diseminasi informasi yang benar sebagai kontranarasi,"
-
Dunia •Facebook Blokir Akun-Akun Buzzer Pemerintah Nikaragua Jelang PilpresFacebook Inc mengatakan telah menutup "ternak buzzer" yang dijalankan pemerintah Nikaragua yang digunakan untuk menyebarkan pesan anti-oposisi di beberapa akun. Langkah ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden diadakan di negara Amerika Tengah itu.
-
News •Penelitian LP3ES Temukan Satu Akun Buzzer Politik Kantongi Sekitar Rp7 Juta per BulanDan ternyata, Wijayanto mengungkap jika para pasukan cyber atau buzzer tersebut, mereka yang rata-rata terpelajar lulus S1 sampai S2 dengan rentang usia kisaran 45 tahun ke bawah (25-35 tahun). Data ini didapat dari hasil wawacara terhadap 78 orang yang bekerja sebagai buzzer.
-
News •LHKP PP Muhammadiyah Sebut Kemunculan Buzzer Efek Samping dari Proses DemokratisasiSejak amandemen UUD 1945 yang memungkinkan rakyat untuk memilih presiden secara langsung, maka para pendengung (buzzer) biasanya secara sukarela membela aktor idolanya. Seperti pejabat atau oposisi ketika memperoleh kritik dari orang-orang yang berbeda pandangan dengan mereka.
-
Politik •Politikus NasDem Sindir AHY: Siapa yang Tak Pakai Buzzer dalam Berpolitik?Politisi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, menilai bahwa penggunaan buzzer wajar dalam berpolitik. Terlebih, Demokrat sudah pasti paham karena pernah menjadi partai penguasa.
-
Politik •PKB Sarankan AHY Lapor Polisi Jika Dirugikan Kehadiran BuzzerAnggota Fraksi PKB Luqman Hakim Al-Jambi mengatakan, baiknya Demokrat melaporkan ke polisi bila merasa dirugikan buzzer. Menurutnya, mengatasi buzzer bisa menempuh jalur hukum.