Apa Itu Buzzer? Berikut Penjelasan dan Pengaruhnya di Media Sosial

Buzzer bisa dibilang sebagai akun atau orang yang menyuarakan suatu isu. Di media sosial, buzzer memiliki pengaruh yang besar untuk membuat suatu isu atau peristiwa menjadi viral atau trending.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Apa Itu Buzzer? Berikut Penjelasan dan Pengaruhnya di Media Sosial
Buzzer Twitter. ©2014 Merdeka.com

Jika Anda sering menjelajahi media sosial, Anda mungkin tak asing dengan istilah buzzer. Istilah ini biasa kita lihat karena perannya yang dianggap mendukung satu pihak atau pun menjatuhkan pihak lain. Tapi, apa itu buzzer?

Ketika kita melihat adanya isu-isu yang sedang viral di media sosial, kita mungkin akan melihat istilah buzzer dalam komentar-komentar netizen. Apa itu buzzer mungkin belum banyak yang mengetahui. Buzzer bisa dibilang sebagai akun atau orang yang menyuarakan suatu isu.

Buzzer di media sosial memiliki pengaruh yang besar untuk membuat suatu isu atau peristiwa menjadi viral atau trending. Peran buzzer ini juga begitu melekat dalam permasalahan politik. Padahal, buzzer sendiri juga berkaitan dengan strategi pemasaran sebagai teknik promosi.

Dalam artikel kali ini, kami akan jelaskan lebih lanjut tentang apa itu buzzer dan bagaimana cara kerja mereka.

Mengutip dari laman liputan6.com, penjelasan tentang apa itu buzzer adalah jasa atau orang yang dibayar untuk membantu promosi atau mendengungkan suatu hal. Sarana yang digunakan oleh buzzer adalah media sosial, seperti Instagram, Twitter, Facebook, atau media sosial lainnya.

Istilah buzzer sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, istilah ini baru mulai tampak di Indonesia setelah pemilu 2019. Oleh karena itu, buzzer di tengah masyarkat kita identik dengan isu-isu politik.

Dalam ranah politik, buzzer biasanya akan mengampanyekan suatu hal yang berkaitan dengan kelompok politik tertentu untuk memenangkan kompetisi politik. Tapi tak jarang pula, buzzer digunakan sebagai sarana untuk menjatuhkan pihak tertentu dalam politik.

Namun, buzzer sebenarnya tidak selalu berhubungan dengan politik. Apa itu buzzer juga dapat menjadi strategi pemasaran untuk mempromosikan sesuatu. Misalnya jika ada penyanyi yang merilis album atau lagu baru. Peran buzzer berguna untuk meningkatkan brand awareness masyarakat terhadap album atau lagu baru tersebut.

Setelah mengetahui apa itu buzzer, kini Anda juga perlu tahu bagaimana cara kerja buzzer di media sosial.

Seperti yang telah disebutkan, sarana buzzer untuk bekerja adalah melalui media sosial. Meski bekerja dalam dunia maya, buzzer sudah terorganisir dengan baik. Dalam aktivitasnya, buzzer biasanya juga bekerja sama dengan KOL.

KOL, atau Key Opinion Leader, adalah akun atau orang yang memiliki banyak pengikut atau follower dan dikenal banyak orang di media sosial. Anda mungkin lebih mengenalnya dengan istilah selebgram atau youtuber.

KOL yang memiliki banyak pengikut dan engagement akan menyuarakan opini terhadap suatu hal. Untuk meningkatkan peluang sukses, beberapa KOL mungkin akan digunakan dalam satu waktu. Jadi jangan heran jika ada beberapa KOL yang menggunakan tagar yang sama. Hal ini bertujuan untuk membuat promosi jadi lebih sukses.

Setelah opini para KOL ini keluar, buzzer akan bekerja dengan menaikkan engagement opini dari para KOL ini agar apa yang mereka promosikan bisa menjadi trending di media sosial. Dengan demikian, otomatis banyak orang akan terpapar promosi tersebut.

Marketing Buzz

Marketing buzz adalah teknik pemasaran viral yang berfokus untuk memaksimalkan potensi promosi dari mulut ke mulut. Strategi ini dapat terjadi dalam percakapan di antara keluarga dan teman konsumen atau dalam skala besar di platform media sosial. Dengan membuat konsumen berbicara tentang suatu produk, perusahaan yang menggunakan marketing buzz berharap dapat menumbuhkan kesadaran melalui traffic online dan meningkatkan penjualan serta keuntungan.

Marketing buzz secara online biasanya didorong oleh influencer. Mereka dijadikan sebagai pengguna awal suatu produk, yang ingin berbagi pemikiran mereka tentang produk tersebut. Orang-orang ini biasanya sudah banyak dikenal dan memiliki pengikut yang besar sehingga dapat memberi pengaruh dalam media sosial.

Seperti yang telah disebutkan, buzzer dapat menjadikan suatu isu atau promosi trending atau viral di media sosial. Pengaruhnya begitu besar, sehingga tak jarang para pengguna media sosial merespon apa yang mereka bawakan.

Adanya buzzer sebenarnya memiliki pengaruh yang bagus untuk suatu bisnis. Mereka bisa menjadi sarana promosi dan menjadi bagian dalam strategi pemasaran. Apalagi dengan banyaknya pengguna media sosial saat ini, menjadikan promosi masif dari buzzer sebagai alternatif yang sangat baik untuk mendapatkan konsumen baru. Melalui buzzer, bisa saja suatu produk atau brand bisa menjadi trending dan banyak dikenal di masyarakat. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi bisnis.

Tapi, kekuatan buzzer juga bisa membawa pengaruh buruk bagi masyarakat yang saat ini banyak menghabiskan waktunya di media sosial. Buzzer bisa digunakan untuk menjatuhkan citra seseorang melalui tulisan-tulisannya di media sosial.

Hal ini mungkin sering Anda lihat dalam bidang politik, di mana ada pihak yang berusaha dijatuhkan namanya. Tentu hal ini sangat merugikan bagi pihak yang bersangkutan. Terlebih jika opini yang mereka tulis di media sosial tidak memiliki dasar yang jelas.

Rekomendasi