Muhammadiyah Soal Cyber Army MUI DKI Bela Anies: Hak untuk Membela Diri dari Serangan

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai, pembentukan Cyber Army oleh MUI DKI sebagai perwujudan hak.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Muhammadiyah Soal Cyber Army MUI DKI Bela Anies: Hak untuk Membela Diri dari Serangan
Muhammadiyah Dadang Kahmad. ©2015 Merdeka.com

Rencana pembentukan Cyber Troops atau Cyber Army oleh MUI DKI menuai beragam tanggapan. PP Muhammadiyah pun ikut berkomentar terkait langkah tersebut.

MUI DKI berencana membentuk cyber army yang membela Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di dunia maya. Siap melawan pihak-pihak yang menyerang Anies Baswedan. Selain Anies, cyber army akan melawan buzzer penyerang ulama.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai, pembentukan Cyber Army oleh MUI DKI sebagai perwujudan hak. "Ya siapapun mempunyai hak untuk itu," ujar dia kepada Merdeka.com, Minggu (21/11).

Muhammadiyah memandang niat MUI mengambil langkah ini untuk menghadapi konten-konten yang disebarkan buzzer. Juga untuk memberikan klarifikasi jika ada konten tidak benar yang berkaitan dengan MUI.

"Karena diberi contoh adanya berbagai buzzer. Apalagi untuk membela diri dari serangan siber lain," urai dia.

PP Muhammadiyah memastikan tidak mengambil langkah yang sama dengan membuat Cyber Army. "Kalau Muhammadiyah tidak akan membuat Cyber Troops," ucap dia.

Rekomendasi