Debat Kedua Capres
-
Jakarta •FOTO: Suasana Pengamanan Ketat di Lokasi Debat Kedua Cawapres di SenayanPersonel yang terdiri dari 166 anggota Satgaspus, 298 Satgasres, termasuk unsur TNI hingga personel Pemprov DKI turut membantu pengamanan.
-
Politik •Peneliti LIPI Sarankan Jokowi Minta Maaf Karena Salah Data di Debat Kedua"Seharusnya segera setelah perdebatan terjadi itu Pak Jokowi menyatakan minta maaf. Minta maaf bahwa apa yang disampaikan itu keliru. Sayang itu tidak dilakukan," kata Siti saat menjadi pembicara dalam diskusi publik Selasaan, Topic of The Week "Rezim Jokowi, Menebar Hoaks dan Kebohongan?" di Seknas Prabowo-Sandi.
-
Ekonomi •Prabowo Janjikan Harga Pangan Turun, Menko Luhut Sentil Nasib Petani NantiMenteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, turut berkomentar terkait pernyataan Calon Presiden Nomor 02, Prabowo Subianto yang menjanjikan menurunkan harga pangan apabila terpilih pada perpres mendatang. Menurutnya, dalam menjaga harga pangan perlu memperhatikan aspek kepentingan produsen dan konsumen.
-
Politik •Gerindra: Lahan Prabowo Berstatus HTI, Lebih Mudah Diambil NegaraWakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menegaskan, lahan yang dimiliki Prabowo saat ini berstatus Hutan Tanaman Industri (HTI) bukan lagi Hak Guna Usaha (HGU). Hal itu menurut Edhy, justru mengamankan negara, karena HTI tidak bisa diagunkan, berbeda dengan HGU.
-
Politik •Bawaslu Selidiki Dugaan Pelanggaran Kampanye di Debat Capres KeduaBPN Prabowo-Sandiaga sempat protes soal pernyataan Jokowi yang mengungkap ratusan ribu hektare lahan Prabowo di Kalimantan dan Aceh. BPN juga protes banyaknya pendukung Jokowi-Ma'ruf yang membawa atribut kampanye saat debat.
-
News •Ombudsman ungkap Ratusan Ribu Lahan Prabowo Bukan HGU, tapi HTIOmbudsman mengungkapkan status lahan negara yang dikuasai Prabowo Subianto di Aceh dan Kalimantan bukanlah hak guna usaha (HGU). Berdasarkan hasil identifikasi, status lahan ratusan ribu hektare itu adalah hutan tanaman industri (HTI).
-
Politik •Disinggung Soal Kepemilikan Lahan, Prabowo Larang BPN Laporkan Jokowi ke BawasluBPN tidak akan melaporkan Jokowi ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran yang dilakukan saat debat antar capres 17 Februari lalu. Alasannya, karena Prabowo melarang BPN melakukan pelaporan tersebut.
-
Politik •Jokowi Tegaskan Tak Pernah Sebut Lahan Prabowo BermasalahJokowi menjelaskan maksud pernyataannya saat menyebut Prabowo memiliki lahan yang luas. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini hanya ingin menyampaikan bahwa di era pemerintahannya tidak ada pembagian lahan dalam jumlah besar.
-
Politik •Erick Thohir Sebut Jokowi Ungkap Lahan Prabowo Bukan Serang PersonalBadan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga meradang lantaran kepemilikan lahan ratusan hektare Capres 02 Prabowo Subianto diungkit Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kedua. Bahkan Jokowi dilaporkan ke Bawaslu karena dianggap menyerang personal.
-
Ekonomi •Jawaban Mendes Eko Soal 191.000 Km Jalan Desa Dituding Setara 4,8 Kali Keliling BumiCalon Presiden Nomor Urut 02, Joko Widodo (Jokowi) menyebut selama masa pemerintahannya telah membangun 191.000 kilometer (Km) jalan di desa. Pernyataan itu pun menjadi heboh di kalangan masyarakat menyusul cuitan Dahnil Anzar Simanjuntak yang bilang 191.000 Km sama dengan 4,8 kali keliling bumi.
-
Politik •Luhut: Saya Bilang ke Ferdinand Enggak Usah Ribut-ribut LahMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara terkait kericuhan di sela-sela debat kedua Pilpres 2019. Dia mengaku sempat bangun dari tempat duduknya untuk mendinginkan suasana.
-
Politik •Moeldoko Pede Elektabilitas Jokowi Naik Usai Debat Capres Ronde KeduaMoeldoko menjelaskan beberapa faktor yang membuat debat kedua Pilpres mendongkrak elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Salah satunya, Jokowi dinilai sangat menguasai persoalan Indonesia.
-
News •Luhut Soal Keributan di Debat Capres: Muka Saya Kan Muka KencengLuhut hanya meminta kubu BPN Prabowo-Sandiaga untuk tetap tenang pasca pernyataan Jokowi yang dianggap menyerang Prabowo.
-
Ekonomi •Apa Itu Industri 4.0, Palapa Ring, B20 yang Kerap Disebutkan di Debat Kedua Capres?Debat kedua capres (calon presiden) 2019 menyisakan beberapa hal yang jadi sorotan masyarakat. Seperti munculnya istilah Unicorn yang sempat menjadi trending di media sosial dan membuat kata Unicorn menjadi kata paling dicari di mesin pencarian. Selain itu, ada pula istilah industri 4.0.
-
Politik •KPU: Batasan Menyerang Personal di UU Pemilu Terkait SARA dan Ujaran KebencianKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman menjelaskan batasan pertanyaan dalam debat yang boleh dilontarkan oleh kandidat calon presiden. Menurutnya, ada ketentuan soal menyerang personal.
-
Politik •Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, JK Tak Akan Ikut CampurKetua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla menyerahkan kepada Bawaslu terkait adanya laporan yang ditujukan kepada Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi).
-
Politik •Bawaslu Sebut Kubu Prabowo Laporkan Jokowi dengan Pasal PenghinaanBawaslu sudah menerima laporan terkait pernyataan Jokowi. Laporan tersebut berkaitan dengan pasal 280 UU Pemilu no 7 tahun 2017 ayat 1c, di mana larangan pasangan calon peserta pemilu dalam kampanye menghina seseorang, suku agama dan ras dan peserta pemilu.
-
Politik •KPU Serahkan Protes Kubu Prabowo Saat Debat Capres pada BawasluMenurut Arief, saat itu seluruh komponen penyelenggara Pemilu, seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga melihat kejadian yang dipersoalkan antara kubu 02 dengan KPU. Karenanya, Bawaslu dapat menindaklanjuti bila memang ditemukan keberatan seperti ditudingkan.
-
News •Reaksi JK Saat Jokowi Dituding Pakai Earpiece Saat Debat Kedua CapresJK menjelaskan biasanya earpiece bisa dilihat dengan kasat mata. Sehingga, agak tidak mungkin jika disembunyikan.
-
Ekonomi •KLHK Soal Niat Pemisahan Kementerian Ala Prabowo: Tentu Ada Untung RuginyaKepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Djati Witjaksono Hadi, angkat suara terkait pernyataan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang ingin memisahkan kementerian di lingkungannya. Menurut Djati, digabung ataupun dipisah masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan.