Viral Ruas Jalan di Kota Medan Rusak Usai Diaspal, Begini Respons Dinas PU Setempat
Merdeka.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan hasil pengaspalan di Jalan Setiabudi, Kota Medan, Sumatra Utara tidak sempurna. Terdapat beberapa bagian yang rusak di jalanan yang baru diaspal itu.
Menurut penuturan dari warga yang merekam aspal jalanan rusak itu, pengaspalan baru dikerjakan sehari sebelumnya. Namun, terlihat pada bagian tepi ruas jalan yang diaspal sudah dalam kondisi rusak dan bahkan ada keretakan.
"Baru dikerjakan semalam, tapi sudah hancur ini," kata seorang laki-laki sambil merekam hasil pengaspalan di jalan tersebut.
Video yang beredar di akun Instagram @cctv_mdan dan @sumatera_talk itu kemudian viral. Tak sedikit para netizen yang nyinyir soal pihak yang bertanggung jawab mengerjakan proyek pengaspalan jalan itu.
Pertanyakan Pengerjaan
View this post on InstagramDalam rekaman video yang diambil pada pagi hari sesudah pengaspalan itu, warga setempat mempertanyakan hasil pengerjaan aspal. Penyebabnya diduga pihak kontraktor asal-asalan selama proses pengaspalan berlangsung.
"Sudah ditambal sulam, nampak kali vendornya bermain-main. Pagi-pagi sudah retak over laynya (aspal)," ucap si perekam video.
Tak hanya itu, dari caption unggahan Instagram @cctv_mdan dan @sumatera_talk juga mempertanyakan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait pembagian tanggung jawab antara pihak Pemkot Medan maupun Kontraktor.
"Sebenarnya, bagaimana sop dalam pemberian tender dan project dari Pemko Medan ke Kontraktor...?" tulis akun tersebut.
Respons Dinas PU Medan

Respons Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan terkait aspal rusak ©2023 Merdeka.com
Setelah video tersebut beredar di sosial media, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan langsung memberikan tanggapan melalui kolom komentar pada akun @cctv_mdan dan @sumatera_talk.
"Semoga warga disana jujur ya pak. 🙏🙏 Bagaimana Pekerjaan Tadi malam.. Yang dimana pengawas sudah melarang dan memasang plang untuk tidak lewat, namun Pengendara tetap memaksa lewat dan merusak pinggiran Aspal," tulis akun tersebut.
Dari keterangan Dinas PU Kota Medan, pihaknya sudah melakukan penutupan jalan untuk tidak melintas ruas jalan tersebut dikarenakan ada proses pengaspalan. Namun, banyak pengendara yang melanggar, sehingga merusak aspal.
"Kami memohon maaf, kami akan lakukan cek kembali yang terjadi kerusakan pinggiran," lanjut akun Instagram @dinaspukotamedan.
(mdk/adj)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya