Pundi-pundi cuan kini bisa datang dari mana saja. Hanya berawal dari coba-coba, apabila ditekuni lebih mendalam bisa mendatangkan keuntungan yang begitu besar.
Sama seperti kisah priaasal Mandailing Natal yang berprofesi sebagai mekanik alat berat yang berkutat dengan bisnis tanaman. Berawal dari hobi merawat bunga, kini ia bisa meraup cuan dari tanaman anggrek yang ditekuninya saat ini.
Pria bernama Rusli Tarigan itu kesehariannya berkutat dengan alat-alat berat, namun ia bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari budi daya tanaman anggrek ini.
Simak cerita inspiratif Rusli Tarigan dalam bisnis tanaman anggreknya yang dirangkum merdeka.com dari kanal YouTube Liputan6.com berikut ini.
Advertisement
Gunakan Lahan Kecil
Rusli Tarigan hanya memiliki modal lahan seluas 20 meter di Jalan Lintas Barat, Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Di lahan yang tidak terlalu besar ini, ia bisa berhasil membudidayakan tanaman anggrek.
Rusli yang melakoni hobi barunya dalam merawat tanaman ini justru mampu memberikan penghasilan tambahan untuk keluarganya. Saat ini, ia sudah memiliki beragam varietas anggrek seperti Dendrobium, Onsidium, Pandadium dan Anggrek Bulan.
"Awalnya saya kan di bunga biasa, anggrek ini punya pengetahuan khusus dalam memeliharanya. Tapi saya berpikir tidak ada ilmu yang tidak bisa dipelajari (budi daya tanaman anggrek)," ucap Rusli.
Advertisement
Advertisement
Ada Perawatan Khusus
Meski tak memerlukan lahan yang tak begitu luas, namun dalam menghasilkan bunga anggrek yang cantik dan indah perlu beberapa perawatan khusus.
Sebagai contoh, anggrek bulan memiliki karakter khusus dalam perawatannya. Mulai dari pemupukan hingga penyiraman secara berkala serta pengendalian hama sehingga menjadi nilai penting dalam budi daya tanaman anggrek.
"Dari sini kadang-kadang kita jual. Sementara ini beberapa anggrek juga direntalkan ke kantor-kantor," katanya.
Harga bunga Anggrek milik Rusli dijual bervariasi, mulai dari Rp30 ribu hingga Rp300 ribu.