Desa Wisata Gerabah di Bantul, Berikut Daya Tarik dan Fasilitasnya

Desa wisata gerabah ini dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar di Indonesia.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Desa Wisata Gerabah di Bantul, Berikut Daya Tarik dan Fasilitasnya
Desa Wisata Gerabah di Bantul, Berikut Daya Tarik dan Fasilitasnya (Merdeka.com)

Desa ini dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar di Indonesia, dengan ribuan pengrajin yang menghasilkan karya-karya seni keramik yang memukau.

Desa wisata gerabah di Kasongan, Bantul, Yogyakarta bisa jadi tempat liburan alternatif yang edukatif dan menyenangkan.

Desa ini dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar di Indonesia, dengan ribuan pengrajin yang menghasilkan karya-karya seni keramik yang memukau.

Saat berkunjung ke desa ini, pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan gerabah secara tradisional, mulai dari pemilihan tanah liat hingga proses pembakaran.

Selain menikmati keindahan alamnya, pengunjung juga dapat berbelanja beragam kerajinan gerabah yang unik dan indah sebagai oleh-oleh.

Desa Wisata Gerabah juga menawarkan pengalaman wisata kuliner yang menarik, dimana pengunjung dapat mencoba berbagai hidangan khas yang disajikan dalam keramik buatan lokal.

Dengan gabungan antara keindahan alam yang menakjubkan, keaslian budaya, dan kerajinan tangan yang memikat, Desa Wisata Gerabah di Kasongan menjadi destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan bagi para penggemar seni dan budaya.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Berikut fasilitas dan daya tarik desa wisata gerabah di Kasongan:

Sejarah Singkat Desa Wisata Gerabah Kasongan

Dilansir dari Visitingjogja.com, sejarah kemunculan kerajinan gerabah di Desa Kasongan berawal dari matinya seekor kuda milik reserse Belanda di tanah milik seorang warga.

Karena takut dijatuhi hukuman oleh pemerintah Belanda saat itu, pemilik tanah merelakan kepemilikan atas tanahnya. Aksinya itu juga diikuti oleh beberapa warga lainnya.

Akhirnya, kepemilikan tanah itu diambil alih oleh warga desa lain. Penduduk yang tanahnya telah direlakan itu kemudian memulai kegiatan baru dengan mengolah tanah liat menjadi mainan dan peralatan dapur.

Kegiatan pembuatan seni kerajinan gerabah di Kasongan sudah terjadi sejak Perang Diponegoro (1825-1830).

Saat itu mereka telah banyak membuat barang-barang gerabah untuk keperluan mereka sehari-hari seperti kuali, pengaron, kendil, anglo, cowek, dan sebagainya.


Pada akhirnya, pengolahan gerabah berkembang menjadi pembuatan cinderamata yang memenuhi kebutuhan wisatawan.

Dimulai dengan desain yang sederhana, produk gerabah di Kasongan kemudian menjadi ciri khas daerah setempat.

Seiring berjalannya waktu, desa itu mampu menghasilkan gerabah berkualitas ekspor. Hasil buah tangan warga sana telah banyak yang berhasil menembus pasar dunia hingga Eropa dan Amerika.

Daya Tarik WIsata Gerabah di Kasongan

Daya Tarik WIsata Gerabah di Kasongan
Dok. Istimewa

Desa Wisata Gerabah Kasongan telah berhasil menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung para pengrajin lokal.

Berikut fasilitas dan daya tarik desa wisata gerabah di Kasongan:

1. Bisa membuat gerabah sendiri

Desa Kasongan telah menjadikan keunikan dan keahlian dalam pembuatan gerabah sebagai potensi wisata yang dapat menarik banyak pengunjung.

Desa ini telah mengembangkan konsep Desa Wisata Gerabah Kasongan, di mana pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan gerabah secara tradisional oleh para pengrajin.

Pengunjung juga memiliki kesempatan untuk mencoba membuat gerabah sendiri dalam berbagai workshop.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Workshop tersebut memberikan pengalaman yang unik dan mendalam dalam mengenal sekaligus merasakan proses kreatif dalam pembuatan gerabah.

2. Melihat berbagai produk gerabah

Desa Wisata Gerabah Kasongan juga menawarkan berbagai aktivitas seru yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Salah satunya adalah tur melihat galeri gerabah dan kerajinan tangan yang dibuat oleh para pengrajin lokal.

Pengunjung dapat melihat berbagai macam produk gerabah seperti vas bunga, wadah makanan, dan hiasan rumah tangga lainnya yang dihasilkan dengan kerajinan tinggi.

3. Belanja di pasar gerabah

Selain itu, pengunjung juga dapat berbelanja langsung di pasar gerabah yang ada di desa ini. Pasar ini menjual berbagai macam produk gerabah dan kerajinan tangan dengan harga yang terjangkau.

Pengunjung juga dapat memilih produk yang mereka sukai dan membawa pulang sebagai oleh-oleh dari kunjungan merekake Desa Wisata Gerabah Kasongan.

4. Banyak tempat kuliner lezat

Desa Wisata Gerabah Kasongan juga merupakan tempat yang tepat untuk mencicipi kuliner khas Yogyakarta.

Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai hidangan lezat seperti gudeg, sate klathak, dan nasi gudeg yang disajikan dengan cita rasa autentik.

Selain makanan khas Yogyakarta, pengunjung juga dapat menikmati minuman segar seperti es dawet dan wedang jahe.

5. Fasilitas lengkap

Agar pengunjung merasa lebih nyaman, Desa Wisata Gerabah Kasongan juga dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap. Terdapat
toilet umum, tempat istirahat, dan area parkir yang luas.

Desa ini juga memiliki homestay yang dapat menjadi pilihan akomodasi bagi pengunjung yang ingin menikmati liburan yang lebih lama di Desa Kasongan.

Lokasi dan Harga Tiket Desa Wisata Gerabah Kasongan

Lokasi dan Harga Tiket Desa Wisata Gerabah Kasongan
© 2024 merdeka.com

Desa wisata gerabah di Kasongan berada di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Berjarak hanya sekitar 7 km dari pusat Kota Jogja, Desa Wisata Kasongan mudah dijangkau wisatawan. Tak hanya membeli kerajinan, bahkan beberapa galeri gerabah menawarkan kursus singkat pembuatan gerabah bagi para wisatawan yang berminat.

Jika hendak melihat berbagai jenis kerajinan gerabah di Kasongan, Anda tidak akan dikenakan biaya masuk. Hanya saja akan dikenakan tarif parkir saja.

Rekomendasi