Jadi Hakim di Amerika, Ini Sosok Marissa Hutabarat Wanita Keturunan Batak

Sosok Marissa Amanda Hutabarat, wanita keturunan Batak yang sukses menjadi hakim di Amerika Serikat.

Adrian  Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Jadi Hakim di Amerika, Ini Sosok Marissa Hutabarat Wanita Keturunan Batak
Jadi Hakim di Amerika, Ini Sosok Marissa Hutabarat Wanita Keturunan Batak (Merdeka.com)

Jadi Hakim di Amerika, Ini Sosok Marissa Hutabarat Wanita Keturunan Batak

Belum lama ini nama Indonesia kembali harum di negara lain. Pasalnya, wanita bernama Marissa Hutabarat keturunan Batak ini berhasil menjadi hakim di Negeri Paman Sam.

Nama Marissa Hutabarat sempat menjadi perbincangan publik khususnya di media sosial. Wanita berdarah Batak itu membawa nama Indonesia di kancah dunia hukum.

Marissa memiliki rekor prestasi yang cukup gemilang. Saat ini, ia sudah resmi menjabat sebagai hakim perdata di Negeri Paman Sam tersebut.

Tak hanya membawa nama Indonesia, Marissa juga mengharumkan marga Hutabarat sekaligus masyarakat Batak menjadi lebih dikenal di kancah Internasional.

Simak sosok Marissa yang dinobatkan menjadi wanita pertama asal Batak yang menjadi seorang hakim.

Marissa merupakan alumni Fakultas Hukum Loyola University New Orleans. Ia telah lulus pada 2010 lalu.

Marissa merupakan alumni Fakultas Hukum Loyola University New Orleans. Ia telah lulus pada 2010 lalu.
Dok. Istimewa

Di bidang hukum, Marissa menjadi pengacara di Glago Williams, LLC, yang berfokus pada spesialisasi kasus litigasi sipil.

Di bidang hukum, Marissa menjadi pengacara di Glago Williams, LLC, yang berfokus pada spesialisasi kasus litigasi sipil.
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Marissa sudah menjadi calon hakim pengadilan negeri di New Orleans pada tahun 2020.

Sebelumnya, Marissa sudah menjadi calon hakim pengadilan negeri di New Orleans pada tahun 2020.
Dok. Istimewa

Saat itu, Marissa menjadi calon hakim yang mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan menggandeng Presiden AS, Joe Biden untuk mendapat suara.

Saat itu, Marissa menjadi calon hakim yang mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan menggandeng Presiden AS, Joe Biden untuk mendapat suara.
Dok. Istimewa

Meski lahir dan besar di Amerika, Marissa mengaku bangga dan senang mempelajari nilai-nilai budaya Indonesia.

Meski lahir dan besar di Amerika, Marissa mengaku bangga dan senang mempelajari nilai-nilai budaya Indonesia.
Dok. Istimewa

Masa kecil Marissa begitu dekat dengan neneknya. Ia juga sempat belajar bahasa Batak oleh opungnya.

Masa kecil Marissa begitu dekat dengan neneknya. Ia juga sempat belajar bahasa Batak oleh opungnya.
Dok. Istimewa

Darah Batak yang mengalir di tubuh Marissa berasal dari ayahnya. Sementara ibunya merupakan warga Tionghoa asal Thailand.

Darah Batak yang mengalir di tubuh Marissa berasal dari ayahnya. Sementara ibunya merupakan warga Tionghoa asal Thailand.
Dok. Istimewa

Berkat didikan kedua orang tua tentang nilai kerja keras, pendidikan, dan kontribusi kepada masyarakat, membuat Marissa terus memperjuangkan keadilan.

Berkat didikan kedua orang tua tentang nilai kerja keras, pendidikan, dan kontribusi kepada masyarakat, membuat Marissa terus memperjuangkan keadilan.
Dok. Istimewa

Penanaman nilai-nilai keadilan membuat Marissa turut memberikan bantuan kepada orang-orang yang menjadi korban diskriminasi.

Penanaman nilai-nilai keadilan membuat Marissa turut memberikan bantuan kepada orang-orang yang menjadi korban diskriminasi.
Dok. Istimewa

Marissa juga sempat aktif di Dewan Penyalahgunaan Alkohol dan Narkoba wilayah Greater, New Orleans.

Marissa juga sempat aktif di Dewan Penyalahgunaan Alkohol dan Narkoba wilayah Greater, New Orleans.
Dok. Istimewa
Rekomendasi