Tolak Penggusuran Rumah, Puluhan Warga Unjuk Rasa Pembangunan Islamic Center

Puluhan warga yang terdiri dari kaum bapak dan ibu rumah tangga melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Sena dalam rangka menolak penggusuran tempat tinggal untuk pembangunan Islamic Center.

Adrian  Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Tolak Penggusuran Rumah, Puluhan Warga Unjuk Rasa Pembangunan Islamic Center
Ilustrasi Penggusuran. ©2016 Merdeka.com

Puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Sena, Jalan Kualanamu, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang pada Senin (28/11).

Aksi unjuk rasa ini bertujuan untuk menolak penggusuran rumah di wilayah tersebut untuk rencana pembangunan Islamic Center.

Salah seorang warga yang hadir pada aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Sena menyuarakan aksi damai penolakan penggusuran rumah warga dan menyatakan mendukung pembangunan Islamic Center, tetapi tidak akan meninggalkan rumah yang sudah ditempati selama 70 tahun.

Butuh Kepastian Pemerintah

Dalam video dari akun Instagram @sumut.viral, salah seorang warga telah menyampaikan tuntutan dari aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan Kantor Desa Sena.

"Pada aksi damai dalam menolak penggusuran tempat tinggal di Dusun 5 hingga 9 untuk Islamic Center. Kedua, kami butuh legalitas hukum untuk tempat tinggal warga Desa Sena. Kemudian, kami meminta kepada pemerintah untuk mencabut konsesi perusahaan yang sinyalir ada permainan oknum di belakangnya," kata seorang warga yang tidak disebutkan namanya itu.

Selain itu, warga juga menuntut kepada Pemerintah bahwa dalam pembangunan itu harus berkeadilan dan berperikemanusiaan karena warga Desa Sena juga manusia.

Melihat Kondisi Masyarakat

Menanggapi aksi unjuk rasa oleh warga Desa Sena, salah satu aktivis Pemerhati Pembangunan, Ir. Sabar Sitompul, M.Si mengatakan mendukung sepenuhnya program pembangunan Islamic Center yang digagas oleh Edy Rahmayadi tersebut.

Ia mengingatkan jika pembangunan ini tentunya juga melihat kondisi masyarakat terhadap rumah-rumah yang nantinya akan digusur.

Hal ini bertujuan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan tidak ada oknum dari tingkat Desa hingga Pemerintah. Maka dari itu, warga Desa Sena melakukan aksi di depan Kantor Desa Sena untuk mendapatkan kejelasan, legalitas hukum dan kelangsungan tempat tinggal mereka.

Rekomendasi