Cegah Virus Penyakit Mulut dan Kuku, 2.107 Ekor Sapi di Madina Telah Divaksin

Dalam upaya pencegahan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) telah melakukan vaksinasi sebanyak 2.107 ekor sapi di Kabupaten Mandailing Natal.

Adrian  Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Cegah Virus Penyakit Mulut dan Kuku, 2.107 Ekor Sapi di Madina Telah Divaksin
Ilustrasi sapi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/DanVostok

Dalam upaya pencegahan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) telah melakukan vaksinasi sebanyak 2.107 ekor sapi di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara.

Target Satgas PMK dalam melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak sapi ini berjumlah 3.500 ekor.

"Dari target 3.500 ekor sapi yang ada di Madina, sudah 2.107 ekor sapi yang sudah divaksinasi," kata Siar sebagai Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal dikutip dari ANTARA (21/11).

Siar menambahkan, sebagai upaya menekan penularan dan penyebaran virus PMK di Kabupaten Mandailing Natal terus dilakukan dengan segala cara termasuk melibatkan TNI-Polri dalam proses penyuntikan.

Kesulitan Penyuntikan

Pihak Satgas PMK dalam penanganan penyuntikan vaksinasi cukup kesulitan di wilayah Pantai Barat. Sebab, mayoritas hewan ternak sapi di wilayah itu sangat liar.

"Yang sulit dalam hal penyuntikan dosis berada di wilayah Pantai Barat sana yakni di Kecamatan Muara Batang Gadis. Hewan ternak sapi di sana sangat liar. Tapi pihak Satgas akan terus berupaya maksimal dalam mencari solusi dari kesulitan itu," terang Siar.

Saat kasus virus PMK ini menyerang belasan hewan ternak di Mandailing Natal, Satgas PMK yang sudah terbentuk langsung melakukan observasi di lapangan dan hasilnya kembali normal setelah hewan ternak yang terinfeksi virus PMK telah disuntik vaksin dan pemberian vitamin.

"Kasus PMK di Madina sudah menurun, bahkan sudah nihil. Namun kita tetap melakukan penyuntikan untuk mengantisipasi penyebaran serta meningkatkan kekebalan tubuh hewan," tambah Siar.

Imbauan Kepada Peternak

Dalam antisipasi sebaran kasus PMK pada hewan ternak, Satgas PMK tengah mengimbau kepada seluruh peternak di Mandailing Natal agar segera melaporkannya kepada petugas penyuluh di lapangan apabila menemukan gejala atau tanda-tanda penyakit PMK.

Ciri-ciri hewan ternak apabila sudah terinfeksi PMK di antaranya, ditemukan lepuh yang berisi cairan atau luka yang terdapat pada lidah, gusi, hidung dan kuku hewan ternak.

Selanjutnya, hewan pincang bahkan tidak mampu berjalan, mengeluarkan air liur yang berlebihan, dan hilangnya nafsu makan.

Penyakit Mulut dan Kuku ini bukan bersifat zoonosis atau tidak menular langsung ke manusia. PMK sendiri tentu bisa disembuhkan dengan perawatan teratur dari tim kesehatan ternak dan dari peternak itu sendiri.

Rekomendasi