Percepat Rehabilitasi Hutan Mangrove di Sumut, Ini Upaya yang Dilakukan BRGM RI

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia percepat rehabilitasi hutan mangrove di Provinsi Sumatra Utara.

Adrian  Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Percepat Rehabilitasi Hutan Mangrove di Sumut, Ini Upaya yang Dilakukan BRGM RI
Percepat Rehabilitasi Hutan Mangrove di Sumut, Ini Upaya yang Dilakukan BRGM RI. Instagram.com/brgm_indonesia ©2022 Merdeka.com

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia percepat rehabilitasi hutan mangrove di Provinsi Sumatra Utara.

"Percepatan Rehabilitasi Mangrove (PRM) pada tahun 2021, realisasi penanaman seluas 7.559 hektare. Sedangkan PRM tahun 2022 realisasi penanaman seluas 373 hektare," kata Kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Hartono dilansir ANTARA (8/11).

Percepatan Rehabilitasi Mangrove di tahun 2022 ini seluas 373 hektare. Meliputi Kabupaten Asahan seluas 106 hektare, Deli Serdang 90 hektare, Labuhanbatu Utara 89 hektare, Langkat 71 hektare, dan Medan 14 hektare.

Target Ribuan Hektare

Setelah realisasi penanaman seluas 373 hektare di tanah Provinsi Sumatera Utara, Kepala BRGM juga menargetkan indikator Percepatan Rehabilitasi Mangrove tahun 2021 hingga 2024 nanti bisa seluas 50.674 hektare.

Diharapkan, setiap tahunnya rehabilitasi mangrove di Sumut akan terus bertambah. Upaya ini dilakukan melalui padat karya tahun 2021. Sebanyak 22.668.300 pohon dengan jenis bibit yang didominasi oleh Rhizophora sp.

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam penanaman mangrove tersebut.

Sudah Tanam 27 Hektare di Deli Serdang

Penanaman bibit mangrove di Deli Serdang sudah dilakukan oleh BRGM RI seluas 27 hektare. Jenis bibit yang ditanam adalah Rhizophora sp sebanyak 43.200 batang.

Penanaman ini bertempat di Jalan Paluh Gelombang, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

"Penanaman mangrove di tambak Desa Tanjung Rejo ini ditujukan untuk melindungi tambak itu sendiri serta memelihara ikan nila dan kepiting oleh petani mangrove," terang Kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Hartono dilansir ANTARA (9/11).

Rekomendasi