Sempat Dikabarkan Koma, Rachel Maryam Ungkap Perjuangan Usai Melahirkan

Melansir dari kanal Youtube Indosiar, Rachel menceritakan bagaimana kronologi dirinya nyaris tak sadarkan diri. Ditemani sang suami dan buah hatinya, Rachel dengan detil mengingat semua momen yang dialaminya.

Vinna Wardhani
Oleh Vinna Wardhani - Reporter
Sempat Dikabarkan Koma, Rachel Maryam Ungkap Perjuangan Usai Melahirkan
Rachel Maryam Ungap Proses Melahirkan. ©2020 Merdeka.com/Youtube

Sebagai seorang perempuan, memiliki buah hati merupakan sebuah hal yang diidamkan. Kehadiran seorang anak di dalam keluarga tentu membuat suasana menjadi terasa lengkap. Demi buah hati, hamil selama sembilan bulan sepuluh hari akan dijalani calon ibu dengan senang hati.

Bukan hanya menikmati masa kehamilan, seorang perempuan akan rela mempertaruhkan hidup dan matinya saat melahirkan. Hal ini yang kiranya dilakukan oleh Rachel Maryam. Sempat dikabarkan koma setelah melahirkan, Rachel akhirnya muncul di hadapan publik.

Dalam kondisinya yang telah bugar saat ini, Rachel mengaku jika ia menerima proses persalinan sebagai takdir. Ia dan sang suami terlihat begitu berserah kepada Tuhan atas apa yang pernah dialami. Tak lupa Rachel juga memberikan klarifikasi atas isu kondisi koma yang dialaminya.

Melansir dari kanal Youtube Indosiar, Rachel menceritakan bagaimana kronologi dirinya nyaris tak sadarkan diri. Ditemani sang suami dan buah hatinya, Rachel dengan detil mengingat semua momen yang dialaminya.

Alami Komplikasi

Tak merasakan hal aneh apapun, Rachel mengaku jika ia dan suaminya selalu optimis sebelum melakukan persalinan. Tak hanya mereka berdua, dokter yang menangani persalinan Rachel bahkan yakin jika persalinan akan berjalan lancar. Namun ternyata Rachel harus menjani operasai dua kali dengan waktu yang berdekatan lantaran adanya komplikasi.

"Nggak ada feeling apa-apa ya. Ketika masuk ke kamar operasi mau menjalani operasi ya kita baik aku maupun dokter tuh optimis bahwa semua itu baik. Artinya tidak ada satu resiko yang berbahaya. Tapi ternyata ya mungkin takdirnya, sudah takdirnya gitu ya. Ada komplikasi yang tidak diketahui sebelumnya yang menyebabkan terjadinya pendarahan hebat sehingga harus dibongkar ulang, dioperasi ulang," terang Rachel.

Terjadi Pendarahan

Terus merasa lemas hingga nyaris pingsan, suster kemudian mencoba melakukan tes pada Rachel. Namun Rachel rupanya tak memberikan respon yang baik setelah operasi. Rachel akhirnya dirujuk untuk melakukan tindakan bedah kedua. Pada saat menjalani USG, diketahui ada pendarahan di tubuh Rachel.

"Di kamar pemulihan nggak pulih. Aku tuh makin lama makin lemas. Terus aku dikasih minum kan. Pas minum tuh aku muntah, malah makin kliyengan gitu kaya mau pingsan, akhirnya di USG ternyata perutku bengkak, isinya darah, ada pendarahan dalem," paparnya.

Kondisi Sebanarnya

Kondisi yang semakin lemah membuat Rachel Maryam masuk ke ruang perawatan intensif. Sempat dikabarkan koma, sang suami pun menjelaskan bagaimana kondisi sang istri sebenarnya pasca melahirkan.

"Karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk sadar saat itu. Mungkin keputusan dari rumah sakit dengan menidurkan," terang sang suami.

"Kalau koma kan artinya hidupnya benr-bener tergantung alat ya. Artinya kalo alat dicopot kan enggak hidup gitu kan. Sepertinya istilah itu kurang tepatlah. Jadi aku ditidurkanlah supaya stabil kondisinya, supanya nggak syok. Kalo orang kurang darah kan detak jantungnya cepet. Waktu kemarin tuh katanya 100, pokoknya tinggi sekali," tambah Rachel menjawab pemberitaan yang sempat beredar.

Rekomendasi