Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, pada final yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6).
Raymond/Joaquin mengawali pertandingan dengan meyakinkan dan merebut gim pertama dengan skor 21-13. Namun, pasangan Malaysia mampu bangkit pada dua gim berikutnya dan membalikkan keadaan dengan kemenangan 21-18 serta 21-10 untuk memastikan gelar juara.
Hasil di Istora sekaligus menutup peluang Indonesia meraih gelar juara di Indonesia Open 2026. Raymond/Joaquin menjadi wakil terakhir tuan rumah yang tampil di partai final setelah melewati sejumlah laga ketat sepanjang turnamen.
Sebelumnya, harapan dari sektor tunggal putra juga pupus setelah Jonatan Christie gagal meraih gelar. Pada laga final, Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Kanada, Victor Lai, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21. Dengan hasil tersebut, Indonesia kembali belum mampu menempatkan wakilnya di podium tertinggi turnamen bulu tangkis paling bergengsi yang digelar di tanah air tersebut.