Ternyata Begini Tandanya Kalau Tubuh Mulai Kecanduan Gula, Apakah Terjadi Padamu?

Jangan sampai hal ini jadi masalah kesehatan di kemudian hari, yuk kenali dulu tanda tubuhmu kecanduan gula!

Wuri Anggarini
Oleh Wuri Anggarini - Reporter
Ternyata Begini Tandanya Kalau Tubuh Mulai Kecanduan Gula, Apakah Terjadi Padamu?
Ternyata Begini Tandanya Kalau Tubuh Mulai Kecanduan Gula, Apakah Terjadi Padamu? (Merdeka.com)

Makanan manis memang selalu sukses menggoda. Bahkan, nggak jarang bikin banyak orang nggak bisa menahan diri saat melihat deretan makanan manis yang ada di hadapan mereka. Bukan tanpa alasan, pasalnya konsumsi gula memang bisa memberikan stimulasi pada otak untuk melepaskan hormon dopamin, senyawa kimia yang bikin seseorang merasa happy.

Tapi, nggak selamanya gula bisa bikin kamu happy. Jika asupannya berlebihan ternyata bisa menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh dan memicu diabetes. Jangan sampai hal ini jadi masalah kesehatan di kemudian hari, yuk kenali dulu tanda tubuhmu mulai mengalami sugar addict!

1. Selalu Mencari Cemilan Manis Setelah Makan Berat
© Shutterstock/ViDI Studio

Salah satu tanda awal yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan setelah makan. Jika kamu selalu mencari makanan manis bahkan setelah mengonsumsi makanan berat, bisa jadi kamu mulai mengalami kecanduan gula.

Banyak yang nggak menyadari gejala yang satu ini karena adanya pendapat kalau mengonsumsi dessert atau makanan manis lain setelah makan berat adalah hal yang normal. Padahal, ini bukan kebiasaan yang baik. Umumnya orang-orang mengonsumsi karbohidrat seperti nasi atau pasta pada menu makanan utama. Nah, karbohidrat ini akan berubah menjadi gula saat dicerna tubuh. Jika menambahkan asupan gula setelah makan, kebayang dong seberapa banyak asupan manis yang masuk ke dalam tubuh?

Jadi, jika kamu merasa selalu mencari makanan manis dalam bentuk apapun setelah mengonsumsi makanan berat, coba perbaiki lagi kebiasaan yang satu ini.

2. Sering Merasa Butuh Asupan Gula agar Bisa Semangat
© Shutterstock/miya227

Asupan gula yang masuk ke dalam tubuh akan langsung berdampak pada kadar gula dalam darah dan energi level seseorang. Kalau kamu sering merasa butuh asupan gula supaya lebih semangat, hati-hati deh! Mungkin saja hal tersebut adalah tanda kalau kamu mulai kecanduan gula.

Ketika konsumsi makanan berkadar gula tinggi, tubuh akan memproduksi insulin untuk mencerna gula di dalam darah. Kenaikan kadar gula yang tinggi ini bisa memberimu energi yang banyak dalam waktu cepat. Namun setelah efeknya berakhir, tubuh akan kembali terasa lelah dan nggak semangat. Penurunan ini akan diikuti dengan kadar gula yang jadi lebih rendah dan membuatmu semakin ingin makan makanan manis.

3. Perut Sering Terasa Kembung
© Shutterstock/Grustock

Perut kembung setelah makan memang bisa disebabkan oleh banyak hal. Umumnya sih memang asam lambung yang meningkat. Tapi, ternyata ada faktor lain seperti terlalu banyak konsumsi gula, lho. Kok bisa sih kecanduan gula bikin perut kembung?

Asupan gula yang masuk ke dalam tubuh akan mengendap di saluran cerna. Nah, sistem pencernaan manusia sendiri merupakan tempat perkembangan bakteri dan kehadiran gula yang berlebihan bisa mengganggu keseimbangan bakteri di dalamnya. Gula berlebih akan lebih sulit dicerna, sehingga kemudian menjadi makanan bakteri jahat yang bikin perut terasa kembung. Kalau kamu sering mengalami perut kembung setelah makanan manis, bisa jadi tanda kalau harus segera mengurangi asupannya!

4. Cenderung Suka Sesuatu yang Manis Secara Berlebihan
© Shutterstock/Farknot Architect

Tubuh manusia memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik. Jadi, kalau kamu sering mengonsumsi makanan manis, indera perasa akan terus beradaptasi dengan jenis makanan manis tersebut. Semakin sering kamu menikmatinya, semakin tinggi juga kadar toleransi yang bisa dirasakan lidah.

Sebagai contoh, orang lain mungkin minum teh hanya menambahkan 1 sendok teh gula saja bagi mereka sudah terasa manis. Beda dengan kamu yang memang suka gula, jadi perlu menambahkan 3-4 sendok gula lagi. Inilah yang bisa membuat kecanduan gula terjadi tanpa disadari. Secara perlahan, level rasa manis yang dibutuhkan tubuh akan terus meningkat dan membuat kamu mengonsumsi gula secara berlebihan.

5. Kondisi Kulit Jauh dari Kesan Sehat
© Shutterstock/shisu_ka

Tahu kah kamu kalau tanda kecanduan gula ternyata juga bisa terlihat dari kondisi kulit? Ya, makanan tinggi gula dapat meningkatkan pemecahan serat kolagen lewat proses glikasi. Jadi, saat masuk ke dalam tubuh, gula dapat mengikat kolagen yang menyebabkan serat kolagen jadi kaku dan rapuh sehingga mempercepat tanda penuaan.

Selain itu, gula juga dapat memicu peradangan pada kulit. Pada dasarnya, makanan manis dapat memicu inflamasi atau peradangan pada tubuh. Jika berkaitan dengan kulit, kondisi seperti eksim, rosacea dan psoriasis bisa lebih rentan terjadi.

Selanjutnya, kalau kamu merasa kulit semakin berjerawat, bisa juga tanda kalau tubuh mulai kecanduan gula. Sebuah studi yang terbit pada 2018 dalam Journal of Pediatric menyebutkan antara konsumsi minuman berkadar gula tinggi dengan jerawat. Hasil penelitian menemukan bahwa jerawat bisa semakin parah pada remaja yang sering mengonsumsi minuman manis setiap hari, dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

Jadi, apakah sudah menemukan tanda-tanda di atas yang kamu alami? Jika ada, sebaiknya mulai waspada dan kurangi asupan gula sedikit demi sedikit demi menjaga kesehatan tubuh. Yuk, saatnya mulai perhatikan lagi kebiasaan makan sehari-hari!

Rekomendasi