Ketahui Terjadinya IBS pada Anak serta Cara Meredakannya

Munculnya masalah IBS atau sindrom iritasi usus besar pada anak perlu dikenali oleh orangtua dan diredakan dengan tepat.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Ketahui Terjadinya IBS pada Anak serta Cara Meredakannya
Ketahui Terjadinya IBS pada Anak serta Cara Meredakannya (Merdeka.com)

Munculnya masalah IBS atau sindrom iritasi usus besar pada anak perlu dikenali oleh orangtua dan diredakan dengan tepat.

Sindrom iritasi usus besar atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) pada anak merupakan gangguan pencernaan yang sering kali menimbulkan ketidaknyamanan seperti sakit perut, diare, sembelit, dan perut kembung.


Dr. Frieda Handayani, Sp.A(K), Subsp. G.H., seorang Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi lulusan Universitas Indonesia, menjelaskan penyebab dan cara meredakan IBS pada anak agar saluran pencernaan anak kembali sehat.

Dilansir dari Antara, menurut Dr. Frieda, penyebab IBS bisa bermacam-macam, salah satunya adalah ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat di saluran pencernaan.


"IBS itu penyebabnya bisa bermacam-macam, pertama ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di saluran pencernaan," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, kekurangan serat dalam makanan anak juga dapat menjadi penyebab IBS. "Kedua, bisa karena kekurangan serat, jadi kekurangan buah dan sayur juga bisa menyebabkan IBS," tambahnya.

Anak-anak yang menderita IBS biasanya menunjukkan gejala-gejala yang cukup jelas. Usus besar mereka menjadi lebih sensitif daripada kondisi normal, sehingga anak-anak sering kali mengalami sakit perut, perut kembung, diare, hingga mual.


Orang tua perlu waspada jika anak mereka menunjukkan gejala-gejala ini dan segera melakukan pemeriksaan medis jika kondisi anak semakin parah. Dr. Frieda menekankan pentingnya pemeriksaan medis untuk mendiagnosis IBS pada anak.

"Lakukan pemeriksaan ke dokter terlebih dahulu, mulai dari pemeriksaan darah, USG, endoskopi sesuai kebutuhan," sarannya. Pemeriksaan menyeluruh ini penting untuk memastikan diagnosis yang tepat dan menentukan langkah perawatan yang sesuai.

Meskipun IBS tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, gejala-gejalanya dapat dikelola sehingga anak dapat beraktivitas normal kembali. Salah satu cara meredakan gejala IBS adalah dengan pemberian probiotik. Probiotik ini mirip dengan mikroorganisme yang ada di saluran cerna, sehingga dapat membantu sistem pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Gejala IBS dapat diredakan dengan pemberian probiotik, tentunya sesuai anjuran dari dokter," jelas Dr. Frieda.

Selain probiotik, pemberian obat khusus juga dapat membantu meredakan gejala IBS. Namun, pemberian obat ini harus sesuai dengan rekomendasi dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Selain itu, manajemen stres pada anak juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan IBS. Dr. Frieda menekankan bahwa kondisi emosional anak dapat mempengaruhi IBS. Oleh karena itu, membantu anak untuk fokus melakukan hal-hal yang menyenangkan dan menenangkan bisa sangat membantu dalam meredakan gejala IBS.

"IBS itu bisa berhubungan dengan kondisi emosional," tutupnya.

Rekomendasi