FOTO: Ramai Warga Lari Pagi di Hari Pertama Puasa, Ini Tips Agar Tetap Semangat Olahraga Selama Ramadan

Puasa di bulan suci Ramadan bukan berarti harus berhenti berolahraga.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Ramai Warga Lari Pagi di Hari Pertama Puasa, Ini Tips Agar Tetap Semangat Olahraga Selama Ramadan
FOTO: Ramai Warga Lari Pagi di Hari Pertama Puasa, Ini Tips Agar Tetap Semangat Olahraga Selama Ramadan (Merdeka.com)

Sejumlah warga berolahraga dengan berjalan kaki dan berlari ringan di sisi jalan Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, pada hari pertama puasa Ramadhan 1445 Hijriah, Selasa (12/3/2024). Puasa di bulan suci Ramadan bukan berarti harus berhenti berolahraga. Justru, olahraga saat berpuasa punya banyak manfaat bagi tubuh kita. Merdeka.com/Imam Buhori

Sejumlah warga berolahraga dengan berjalan kaki dan berlari ringan di sisi jalan Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, pada hari pertama puasa Ramadhan 1445 Hijriah, Selasa (12/3/2024). Puasa di bulan suci Ramadan bukan berarti harus berhenti berolahra
Dok. Istimewa

Agar tetap semangat berolahraga di bulan Ramadan, berikuti ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan:

Agar tetap semangat berolahraga di bulan Ramadan, berikuti ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan:
Dok. Istimewa

1. Niat yang Kuat

<b>1. Niat yang Kuat</b>
Dok. Istimewa

Kunci utama agar tetap semangat berolahraga di bulan Ramadan tentunya adalah niat yang kuat. Ingatlah bahwa olahraga bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.  Merdeka.com/Imam Buhori

2. Pilih Waktu yang Tepat

Saat berpuasa, tubuh kita akan mengalami perubahan energi. Oleh karena itu, penting untuk memilih waktu yang tepat untuk berolahraga.

Waktu terbaik berolahraga di bulan Ramadan di antaranya adalah
30-60 menit sebelum berbuka yang membantu membakar kalori dan meningkatkan rasa lapar, serta setelah salat tarawih ketika tubuh sudah mendapatkan energi dari makanan dan minuman.

Hindari berolahraga saat perut kosong, karena bisa menyebabkan dehidrasi dan kelelahan.

3. Pilih Olahraga Ringan

<b>3. Pilih Olahraga Ringan</b>
Dok. Istimewa

Selama bulan Ramadan, tubuh kita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih setelah berolahraga. Maka dari itu, bijaklah dalam memilih aktivitas olahraga. Jalan kaki, bersepeda, atau yoga bisa menjadi pilihan olahraga di bulan Ramadan.  Merdeka.com/Imam Buhori

4. Jaga Hidrasi dan Makan Makanan dengan Gizi Seimbang

<b>4. Jaga Hidrasi dan Makan Makanan dengan Gizi Seimbang</b>
Dok. Istimewa

Selama berpuasa, tubuh kita tidak mendapatkan cairan yang cukup. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga hidrasi tubuh kita. Pastikan kita minum air yang cukup saat berbuka puasa dan sahur, serta sebelum, selama dan setelah berolahraga. Hindari minuman berkaefin dan berkarbonasi. Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selanjutnyam, makan makanan dengan gizi seimbang ketika sahur dan berbuka puasa. Hal ini penting untuk membantu pemulihan energi setelah berolahraga. Merdeka.com/Imam Buhori

5. Istirahat yang Cukup

<b>5. Istirahat yang Cukup</b>
Dok. Istimewa

Istirahat yang cukup sangat penting untuk memulihkan tubuh kita. Pastikan kita mendapatkan waktu istirahat yang cukup antara olahraga dan saat berbuka puasa. Jangan lupakan tidur yang cukup pada malam hari untuk menjaga energi dan semangat kita.  Merdeka.com/Imam Buhori

6. Dengarkan Tubuh Kita

<b>6. Dengarkan Tubuh Kita</b>
Dok. Istimewa

Setiap orang memiliki tingkat kebugaran dan kekuatan yang berbeda. Dengarkan tubuh kita dan jangan memaksakan diri jika merasa terlalu lelah atau lemah. Jika merasa tidak nyaman saat berolahraga, hentikan dan istirahatlah sejenak.  Merdeka.com/Imam Buhori

Rekomendasi