Haid Tidak Teratur Selama Ramadan, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Pahami penyebab, dampak, dan solusi untuk mengatasi gejala haid yang tidak teratur saat Ramadan, sehingga ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.

Aditya Eka Prawira
Oleh Aditya Eka Prawira - Reporter
Haid Tidak Teratur Selama Ramadan, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
cara menghitung haid Ilustrasi dibuat AI (© 2025 Liputan6.com)

Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat berarti bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun, perubahan dalam pola makan dan jam tidur saat berpuasa dapat berdampak pada berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi wanita. Salah satu masalah yang sering dihadapi adalah haid tidak lancar. Mari kita simak apa saja gejala haid tidak lancar, yang dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Kamis(27/3/2025).

Apa Saja Gejala Haid Tidak Lancar

Menurut dr. Gracia Merryane Rauw, Sp.OG, Mitra Dokter Spesialis Halodoc, di Indonesia, sekitar 60-75 persen wanita mengalami gejala haid yang tidak nyaman atau nyeri saat menstruasi, terutama di kalangan wanita muda. "Sebagian besar kasus ini adalah dismenore primer, yaitu nyeri haid yang disebabkan oleh perubahan hormon dan kontraksi rahim yang kuat saat menstruasi," jelas dr. Gracia.

Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc, menyatakan bahwa selama bulan Ramadan, terdapat peningkatan konsultasi mengenai haid tidak lancar sebesar 16 persen. "Selama Ramadan, perubahan gaya hidup dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang sering terabaikan adalah kesehatan reproduksi.

Melalui kampanye #SehatTanpaCobaan, Halodoc berupaya memudahkan masyarakat dalam menjaga kesehatan secara proaktif," ungkap Fibriyani.Gejala haid tidak lancar dapat mencakup:

  1. Siklus menstruasi yang lebih panjang atau lebih pendek dari biasanya
  2. Volume darah menstruasi yang terlalu sedikit atau terlalu banyak
  3. Nyeri perut hebat (dismenore)
  4. Munculnya flek di luar siklus haid
  5. Gangguan emosional seperti mudah marah atau sedih tanpa sebab yang jelas

Cara Mengatasi Masalah Haid yang Tidak Teratur Selama Ramadan

Gejala Haid Tidak Lancar Saat Ramadan: Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
cara menghitung haid Ilustrasi dibuat AI © 2025 Liputan6.com

Untuk menjalani ibadah puasa dengan nyaman meskipun mengalami gejala haid yang tidak teratur, dr. Gracia memberikan beberapa saran yang dapat diikuti. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu:

1. Jaga Kadar Cairan Tubuh

Pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi dengan meminum cukup air putih saat sahur dan berbuka. Kelembapan tubuh sangat penting untuk menjaga stamina selama berpuasa.

2. Pilih Makanan Bergizi

Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging merah, bayam, dan berbagai jenis kacang-kacangan. Ini penting untuk menjaga keseimbangan hormon agar tetap stabil selama bulan puasa.

3. Batasi Konsumsi Makanan Asin dan Manis

Makanan yang mengandung garam tinggi dapat menyebabkan retensi cairan, sedangkan konsumsi gula yang berlebihan dapat memperburuk perubahan suasana hati. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola makan dengan bijak.

4. Lakukan Olahraga Ringan

Aktivitas fisik yang ringan, seperti berjalan santai atau melakukan yoga, dapat membantu meningkatkan peredaran darah dan mengurangi rasa nyeri saat haid. Ini adalah cara yang baik untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

5. Atasi Stres dengan Baik

Melakukan meditasi atau teknik pernapasan dalam dapat membantu menurunkan tingkat stres yang mungkin memperburuk ketidakseimbangan hormon. Mengelola stres dengan baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Namun, jika gejala yang dialami semakin parah atau siklus haid terganggu dalam waktu yang lama, dr. Gracia menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan yang tepat sangat diperlukan untuk memastikan kesehatan Anda terjaga dengan baik.

Peningkatan Pemahaman tentang Perencanaan Keluarga

10 Cara Tubuh Beri Sinyal Saat Anda Mengabaikan Kesehatan Mental
Burnout dapat mengganggu kesehatan mental dan fisik (Credit: Unsplash/Kinga Cichewicz) © 2025 Liputan6.com

Selain permasalahan haid yang tidak teratur, Halodoc juga mencatat adanya peningkatan sebesar 48 persen dalam konsultasi mengenai kontrasepsi dalam satu minggu setelah Lebaran. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya perencanaan keluarga.

"Perencanaan keluarga yang baik dimulai dengan memilih metode kontrasepsi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Untuk mendapatkan solusi terbaik, konsultasikan dengan dokter agar metode yang dipilih benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda," ujar dr. Gracia.

Halodoc sebagai layanan kesehatan digital menawarkan berbagai solusi kesehatan yang mudah diakses. Beberapa layanan yang tersedia antara lain:

  1. Konsultasi dokter 24 jam dengan biaya yang terjangkau
  2. Layanan vaksinasi HPV di rumah oleh tenaga medis bersertifikat
  3. Pemesanan obat 100 persen asli dan vitamin booster untuk menjaga daya tahan tubuh
  4. Webinar interaktif tentang kesehatan reproduksi dan mental menjelang Lebaran
Rekomendasi