Sering Cemas? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Setelah Jam 7 Malam

Hindari kebiasaan seperti penggunaan gawai dan makan larut malam setelah jam 7 malam untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur.

Balqis Amirah
Oleh Balqis Amirah - Reporter
Sering Cemas? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Setelah Jam 7 Malam
Sering Merasa Cemas di Malam Hari (Pexels/Andrea Piacquadio)

Kecemasan di malam hari adalah masalah umum yang dapat mengganggu ketenangan dan kualitas tidur. Sebuah survei global tahun 2024 menunjukkan bahwa 42% orang mengalami gangguan tidur akibat kecemasan, sementara 27% di antaranya menyebutkan stres kerja sebagai pemicu utama. Kebiasaan tertentu di malam hari, seperti menggunakan gawai secara berlebihan atau makan larut malam, dapat memperburuk kecemasan dan membuat tubuh sulit beristirahat.

Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mengetahui aktivitas yang sebaiknya dihindari setelah jam 7 malam agar pikiran lebih tenang dan tidur lebih nyenyak. Berikut lima kebiasaan yang dapat memperburuk kecemasan jika dilakukan di malam hari.

1. Menggulir Media Sosial Sebelum Tidur

membaca berita negatif dan konten media sosial sebelum tidur dapat memicu respons stres dalam otak
membaca berita negatif dan konten media sosial sebelum tidur dapat memicu respons stres dalam otak Pexels/SHVETS production

Kebiasaan "doomscrolling" atau terus-menerus membaca berita negatif dan konten media sosial sebelum tidur dapat memicu respons stres dalam otak. Hal ini meningkatkan produksi kortisol, hormon stres yang dapat menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  1. Batasi penggunaan media sosial setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.
  2. Gantilah kebiasaan scrolling dengan aktivitas yang lebih menenangkan, seperti membaca buku atau menulis jurnal.

2. Mengecek Email atau Pekerjaan di Malam Hari

Membuka email atau pesan kerja di malam hari dapat mengaktifkan "mode kerja"
Membuka email atau pesan kerja di malam hari dapat mengaktifkan "mode kerja" Pexels/Vlada Karpovich

Membuka email atau pesan kerja di malam hari dapat mengaktifkan "mode kerja" dalam otak, membuat tubuh tetap waspada dan sulit untuk rileks. Hal ini juga dapat meningkatkan stres, terutama jika terdapat tugas yang harus segera diselesaikan.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  1. Aktifkan mode "Do Not Disturb" atau jangan ganggu di ponsel untuk membatasi notifikasi kerja.
  2. Tetapkan batas waktu untuk berhenti bekerja, idealnya 2-3 jam sebelum tidur.

3. Mengonsumsi Obat Tertentu Terlalu Larut

Beberapa jenis obat, seperti stimulan untuk ADHD, antidepresan tertentu, dan dekongestan, dapat mengganggu kualitas tidur
Beberapa jenis obat, seperti stimulan untuk ADHD, antidepresan tertentu, dan dekongestan, dapat mengganggu kualitas tidur Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Beberapa jenis obat, seperti stimulan untuk ADHD, antidepresan tertentu, dan dekongestan, dapat mengganggu kualitas tidur jika dikonsumsi terlalu malam. Efek sampingnya termasuk peningkatan denyut jantung, insomnia, dan kecemasan.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  1. Konsultasikan dengan dokter mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut.
  2. Jika memungkinkan, pindahkan jadwal konsumsi obat ke pagi atau siang hari.

4. Mengonsumsi Minuman Berkafein

Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa yang membuat tubuh merasa mengantuk
Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa yang membuat tubuh merasa mengantuk Pexels/Andrea Piacquadio

Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa yang membuat tubuh merasa mengantuk. Efeknya bisa bertahan selama beberapa jam, sehingga minum kopi atau teh berkafein di sore atau malam hari dapat menghambat tidur dan meningkatkan kecemasan.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  1. Hindari minuman berkafein setelah pukul 12 siang.
  2. Pilih minuman alternatif seperti teh herbal atau susu hangat sebelum tidur.

5. Makan Malam Berat Menjelang Tidur

Makan makanan berat yang mengandung banyak lemak, gula, atau rempah kuat
Makan makanan berat yang mengandung banyak lemak, gula, atau rempah kuat Pexels/Pavel Danilyuk

Makan makanan berat yang mengandung banyak lemak, gula, atau rempah kuat sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan, refluks asam, dan lonjakan gula darah. Hal ini dapat memicu ketidaknyamanan fisik yang memperburuk kecemasan di malam hari.

Apa yang Bisa Dilakukan?

  1. Hindari makan besar setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.
  2. Jika lapar, pilih camilan ringan seperti pisang atau yogurt.

Bagaimana Cara Mengurangi Kecemasan di Malam Hari?

Kebiasaan Baik dapat Menyempurnakan Kualitas Tidur
Kebiasaan Baik dapat Menyempurnakan Kualitas Tidur Pexels/Anna Nekrashevich

Untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks sebelum tidur, cobalah beberapa kebiasaan berikut:

  1. Tetapkan waktu tidur yang konsisten setiap malam.
  2. Hindari layar elektronik setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.
  3. Lakukan aktivitas menenangkan seperti membaca, meditasi, atau peregangan ringan.
  4. Redupkan lampu di malam hari untuk membantu produksi melatonin.
  5. Coba menulis jurnal untuk mencatat pikiran atau kekhawatiran sebelum tidur.

Mengubah kebiasaan malam hari dapat memberikan dampak signifikan pada kualitas tidur dan tingkat kecemasan. Dengan menghindari lima kebiasaan di atas, Anda bisa menciptakan rutinitas yang lebih sehat dan mendukung kesehatan mental yang lebih baik. Jika kecemasan terus berlanjut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Rekomendasi