Tubuh manusia memiliki cara kerja yang sangat rumit dan bermacam hal yang kerap kali tak dipahami. Hal ini kerap melahirkan adanya mitos-mitos tertentu yang sudah beredar di masyarakat.
Salah satu organ tubuh yang kerap dihadapkan pada sejumlah mitos aneh adalah organ kewanitaan. Sejumlah mitos mengenai vagina ini sudah beredar lama di masyarakat dan kadang masih dipercaya keberadaannya.
Ginekolog, dr. Jen Gunter mengungkap bahwa terdapat sejumlah mitos yang kerap dipercaya masyarakat terkait vagina ini. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah mitos yang banyak dipercaya terkait organ kewanitaan.
Bercinta saat Hamil Bisa Buat Wanita Melahirkan
Banyak wanita takut bercinta ketika hamil karena menganggapnya bisa memicu kelahiran. Sayangnya, tentu saja hal ini tak terbukti kebenarannya. Penelitian bahkan membuktikan bahwa wanita bisa tetap bebas bercinta saat hamil walau perlu ekstra berhati-hati.
Advertisement
Orgasme Hanya Bisa Terjadi pada G-Spot
G-spot dipercaya sebagai bagian organ kewanitaan yang bisa membuat wanita memperoleh orgasme dan kepuasaan luar biasa saat bercinta. Sayangnya bagian ini hanya mitos belaka dan tidak ditemukan secara jelas bagian tersebut di organ kewanitaan.
Vagina Harus Segar, Bersih, dan Wangi
Banyak produk kewanitaan yang menjelaskan bahwa kondisi vagina yang segar, bersih, dan wangi merupakan dambaan pria. Padahal, cairan vagina merupakan cara bagi bagian tubuh tersebut untuk membersihkan diri. Oleh karena itu, sesungguhnya tidak diperlukan sabun khusus bagi area kewanitaan ini.
Advertisement
Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Buat Aroma Vagina Lebih Baik
Banyak yang percaya bahwa konsumsi makanan tertentu bisa buat aroma vagina lebih wangi. Sayangnya, hal ini tidak tepat dan aroma asli yang dikeluarkan vagina sebenarnya bukan masalah dan tak perlu diubah.
Deretan mitos tersebut banyak dipercaya oleh masyarakat terkait organ kewanitaan. Bukannya membuat lebih sehat, sejumlah mitos tersebut bisa membuat wanita malah bermasalah dan kadang mengalami disorientasi terkait organ kewanitaan mereka.