Buat kecanduan, ini bahaya tersembunyi hand sanitizer bagi anak-anak

Orang tua diminta sangat hati-hati dalam menggunakan hand sanitizer pada anak-anak.

Destriyana
Oleh Destriyana - Reporter
Buat kecanduan, ini bahaya tersembunyi hand sanitizer bagi anak-anak
ilustrasi hand sanitizer. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Monkey Business Images

Hand sanitizer adalah cairan yang sering kita gunakan untuk membersihkan tangan. Namun, siapa sangka bahwa cairan itu ternyata memiliki efek memabukkan. Kasus tak biasa itu terjadi pada bocah enam tahun bernama Nhaijah Russell. Dia kedapatan menelan beberapa tetes cairan pembersih tangan, yang membuatnya melayang seperti orang mabuk. Bocah itu mengaku cairan tersebut punya aroma dan rasa buah yang lezat, sehingga kemudian dia menelannya. Kasus ini tentu bukan yang pertama. Menurut data yang dilansir Georgia Poison Center, pada tahun 2010, ada 3266 kasus keracunan pembersih tangan pada anak-anak. Pada tahun 2014, jumlahnya membengkak menjadi 16.117 kasus."Kadar alkohol dalam hand sanitizer berkisar antara 45-95 persen. Sehingga mengonsumsi itu dalam jumlah kecil saja sudah dapat menyebabkan keracunan alkohol," jelas Dr Gaylord Lopez, direktur Georgia Poison Center,"Sebagai perbandingan, wine dan bir mengandung sekitar 12-15 persen alkohol."Kepada CNN, ibu Nhaijah, Ortoria Scott, mengaku sangat takut pada kejadian yang menimpa anaknya. "Itu bisa saja membunuh anak saya," akunya.Karena kasus ini, Dr Gaylord langsung memperingatkan pihak sekolah untuk lebih waspada terhadap penggunaan hand sanitizer pada anak-anak. Sebab menurut dia, beberapa anak sengaja menelan hand sanitizer untuk mabuk.

Melihat kasus di atas, para orang tua sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan hand sanitizer pada anak-anak. Mereka bisa saja tertarik dengan aromanya yang lezat dan kemudian memakannya.

Rekomendasi