Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kurus berkat makanan berbau tajam

Kurus berkat makanan berbau tajam Meskipun lezat, namun puding vanila yang beraroma tajam menurunkan selera makan seseorang (©photo-dictionary.com)

Merdeka.com - Penelitian terbaru yang dilaporkan ke dalam jurnal Flavour, makanan berbau tajam mempengaruhi nafsu makan seseorang menjadi lebih sedikit daripada biasanya. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jerman ini melibatkan 10 orang berusia 26 sampai 50 tahun yang tidak begitu menyukai makanan yang berbau menyengat, sehingga membuat mereka menggigit sedikit demi sedikit puding vanila yang dihidangkan.

 

Berdasarkan baunya, makanan terdiri dari jenis makanan yang tidak berbau sama sekali, berbau lemah, dan berbau tajam. Dengan menyajikan makanan yang beraroma menusuk kepada seseorang, maka secara otomatis mulut mereka seolah tertutup sehingga menimbulkan rasa enggan untuk mengonsumsi makanan tersebut.

 

"Penelitian ini memberikan ide bahwa memanipulasi sebuah aroma pada makanan menurunkan 5-10% keinginan untuk memakannya," tutur salah satu peneliti, seperti yang dikutip dari NY Daily News (24/03). "Dengan menggabungkan kontrol aroma sebuah makanan dan porsi yang diberikan, tubuh akan bereaksi untuk mengonsumsi jumlah yang lebih sedikit sehingga seseorang akan cepat kurus," tambahnya.

 

Sementara itu, pada penelitian lain yang pernah dituliskan ke dalam International Journal of Gastronomy and Food Science bulan Januari lalu, piring kecil dan garpu yang besar juga mampu membantu seseorang untuk mengontrol porsi makannya.  (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP