Ibu Bekerja Tak Perlu Khawatir Walau Tak Bisa Beri ASI Secara Maksimal Siang Hari

Sabtu, 10 Agustus 2019 18:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ibu Bekerja Tak Perlu Khawatir Walau Tak Bisa Beri ASI Secara Maksimal Siang Hari Ilustrasi ibu bekerja. ©Shutterstock.com/Khannanova Margarita

Merdeka.com - Salah satu kendala yang dialami ibu bekerja adalah tidak bisa memberikan air susu ibu secara langsung kepada buah hati. Walau begitu mereka tak perlu khawatir karena kadar hormon bakal memproduksi ASI dalam jumlah tinggi pada malam hari.

"Kalau ibu bekerja dalam batas yang normal yakni kerja di siang hari kemudian malam hari dia di rumah, hormon di tubuhnya bisa menyesuaikan dengan baik," jelas dokter spesialis anak dan konsultan laktasi, Wiyarni Pambudi.

Hormon prolaktin yang mendorong payudara menghasilkan ASI akan tinggi kadarnya di malam hari. Sehingga bayi akan tetap dapat menerima ASI eksklusif yang penuh nutrisi begitu ibu pulang ke rumah untuk menyusui.

Ibu juga bisa memerah ASI untuk stok minum di siang hari ketika bekerja. ASI perah dapat bertahan 5-8 hari jika dimasukkan ke kulkas. Bisa juga disimpan di dalam freezer dan bisa tahan hingga 3-6 bulan.

Wiyarni pun menuturkan bahwa ibu tetap bisa memberikan ASI perah kepada buah hati. Namun, bila ibu menginginkan yang terbaik adalah ASI perah yang tidak dibekukuran.

ASI yang telah dibekukan kemudian dihangatkan kembali akan kehilangan manfaat dan nutrisinya.

"ASI yang bagus ialah ASI yang masih cair," tandas Wiyarni.

Reporter: Febrianingsih Alamako
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini