Apakah Benar Kasur Tidur Bisa Menyebabkan Sakit Punggung? Ini Faktanya!

Sabtu, 21 Mei 2022 11:00 Reporter : magang1
Apakah Benar Kasur Tidur Bisa Menyebabkan Sakit Punggung? Ini Faktanya! ilustrasi sakit punggung. ©pexels-Karolina Grabowska

Merdeka.com - Sakit punggung menjadi keluhan yang banyak dialami orang—tidak hanya yang tua, namun juga yang muda dan bahkan yang berada di usia prima. Sakit punggung memang menjadi musuh segala usia.

Gaya hidup yang modern menyebabkan individu banyak terpaku di depan gadget dengan postur buruk memang bisa biang sakit punggung. Tentu kalau sudah seperti ini Anda ingin mendapatkan tidur yang nyenyak di kasur.

Namun terkadang dengan tidur tidak bisa membantu meredakan sakit punggung. Justru sakit punggung tidak kunjung hilang meskipun Anda sudah berupaya mengubah kebiasaan buruk.

Nah, kalau seperti ini lalu apa penyebab sakit punggung Anda sebenarnya? Apakah kualitas dan kondisi kasur tertentu dapat menjadi penyebab sakit punggung yang di alami? Simak penjelasannya berikut ini!

2 dari 4 halaman

Sakit Punggung Setelah Bangun Tidur

Bangun di pagi hari setelah tidur, tentu Anda ingin merasa segar kembali. Namun, mungkin Anda justru merasakan nyeri dan pegal di area punggung di pagi hari. Sakit punggung yang di alami umumnya terjadi di pagi hari dan berangsur akan hilang, namun dalam waktu lama.

Ada beberapa hal yang bisa penanda bahwa sakit punggung yang dialami dikarenakan kondisi tidur Anda atau lebih tepatnya, karena kualitas kasur yang tidak mendukung. Berikut beberapa tandanya:

  • Sakit punggung yang biasanya hanya di pagi hari.
  • Butuh 15-30 menit peregangan untuk meredakan sakit punggung.
  • Sering mengubah posisi tidur di malam hari.
  • Sulit tidur lelap/nyenyak.

Jika Anda sering mengalaminya maka kasur Anda berpotensi besar menjadi penyebab masalah sakit punggung yang Anda alami.

3 dari 4 halaman

Mengetahui Kasur yang Menyebabkan Sakit Punggung

Untuk mendapatkan tidur yang baik, Anda memerlukan posisi tidur yang menempatkan tulang belakang dan kerangka tubuh Anda dalam posisi sejajar sehingga distribusi berat badan tidak akan timpang.

Nah, untuk mendapatkan posisi tidur yang optimal juga sangat didukung oleh kualitas kasur yang ditiduri. Ada dua hal besar yang menjadi penanda bahwa kasur Anda bisa menyebabkan atau memperparah sakit punggung yang Anda alami.

  • Tingkat empuk/kerasnya kasur

Kasur yang terlalu keras (firm) dapat menyebabkan badan sulit rileks sehingga persendian menjadi kaku. Di sisi lain, kasur yang terlalu empuk juga membuat tubuh terlalu tenggelam dalam kasur sehingga posisi tubuh tidak lurus. Hal ini menjadi penyebab sakit punggung.

  • Kasur sudah ‘tua’

Lama-kelamaan, kasur yang digunakan dapat mengendur atau menipis busanya. Hal ini menyebabkan kasur tidak lagi bisa menopang tubuh secara optimal. Kasur memang memiliki usia. Sebaiknya Anda mengganti kasur yang sudah tua atau telah digunakan lebih dari 8 tahun.

4 dari 4 halaman

Memilih Kasur Terbaik

ilustrasi tidur

©pexels-Ketut Subiyanto

Mungkin banyak orang yang tidak terlalu menghabiskan banyak waktu memilih kasur tidur. Akibatnya, kualitas tidur yang tidak baik dan berujung sakit punggung rutin tiap pagi.

Padahal, Anda tidur di atas kasur selama paling tidak 8 jam setiap harinya. Investasikan waktu dan tenaga Anda untuk mencari kasur terbaik untuk kenyamanan tidur. Tidur yang nyaman berarti juga tidur yang sehat.

Kasur dengan pegas umumnya kurang direkomendasikan. Carilah kasur dengan tingkat kekerasan medium-firm. Tingkat ini biasanya selalu cocok untuk mendukung beban tubuh secara optimal.

Jika memungkinkan, Anda bisa menggunakan kasur yang memiliki fitur support lebih pada bagian-bagian tertentu tempat tubuh berbaring.

Namun, jika membeli kasur belum memungkinkan bagi Anda saat ini, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan bantal-bantal khusus maupun umum yang dapat memberikan support pada daerah punggung dan lutut Anda.

Banyak yang merekomendasikan tidur menyamping dengan sebuah bantal di antara lutut untuk mencegah sakit punggung. Dengan begitu, distribusi beban tubuh bisa diringankan.

Reporter: Prilisa Septi Hariani

  [mgs]

Baca juga:
Apakah Aman Tidur Dengan Earphone Terpasang Semalaman?
Penyakit Tulang Belakang yang Perlu Diwaspadai, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini