• ءَاُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِنْۢ بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ اَشِرٌ

    25. A'ulqiyaż-żikru ‘alaihi mim baininā bal huwa każżābun asyir(un).

    Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta (dan) sombong.”

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia