Pengembang properti tercatat di bursa Hong Kong resmikan Sky House Exhibition Center

Selasa, 14 November 2017 14:21 Reporter : Idris Rusadi Putra
Sky House Exhibition Center. Istimewa ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembang properti yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong, Country Garden pertama kalinya hadir di Indonesia dengan dengan menggarap Sky House BSD+ sebagai proyek pertamanya.

Menandai kehadirannya di Tanah Air, perusahaan secara resmi meluncurkan Sky House Exhibition Center di Thamrin Nine Complex, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus). Pemilihan lokasi ini tepat di jantung Kota Jakarta.

Marketing Director Sky House BSD+, Jeffrey Lei mengatakan, pihaknya menggandeng Sinarmas Land dalam pengembangan proyek hunian berkualitas di kawasan BSD City tersebut (Sky House BSD+), sekaligus bersama-sama mengambil bagian dalam pengembangan properti di Indonesia.

"Kehadiran Exhibition Center merupakan komitmen branding perusahaan di jantung ibu kota Jakata," katanya dalam keterangan resmi dikutip merdeka.com di Jakarta, Selasa (14/11).

Dalam pandangan jeffrey, desain Sky House Exhibition Center menggambarkan hasrat perusahaan untuk memberikan produk dan layanan properti berkualitas kelas dunia. Hal itu tercermin dengan hadirnya peta dunia yang memperlihatkan nilai-nilai perusahaan yang bertaraf internasional.

"Sementara, sorotan pencahayaan pada peta Indonesia yang berada di lobby, menegaskan akan hadirnya Sky House BSD+ di Indonesia, yang diharapkan dapat memberi kehidupan bertaraf bintang lima," tambahnya.

Menurut Jeffrey, peluncuran Sky House BSD+ merupakan komitmen kuat dari perusahaan untuk mengembangkan proyek-proyek properti berskala besar di Indonesia. "Sky House BSD+ hadir dengan membawa konsep Singapura ke BSD City, yang menekankan unsur-unsur alam, lanskap, arsitektur, hiburan dan hadirnya komunitas internasional," jelasnya.

Sekadar informasi, Sky House BSD+ akan dibangun di atas lahan seluas 8,3 hektar (ha), yang terdiri dari 12 menara apartemen, dengan pilihan unit yang terdiri dari tipe studio berukuran 20 meter persegi (m2), tipe 2 kamar tidur (46 m2), tipe 3 kamar tidur (66 m2), tipe 3+1 kamar tidur (85 m2) dan tipe 3+1 kamar tidur (111 m2).

"Sky House BSD+ memperkenalkan kekuatan yang dimiliki Singapura dalam pengembangan properti, seperti pengembangan inovasi yang berwawasan lingkungan, sistem inteligensi yang terintegrasi, keindahan lanskap, manajemen komunitas budaya internasional yang profesional," tambahnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Properti
  2. Apartemen
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.