Siapa Dony Oskaria? Plt. Menteri BUMN Laporkan Transisi Kementerian BUMN ke Presiden Prabowo

Plt. Menteri BUMN Dony Oskaria melaporkan perkembangan Transisi Kementerian BUMN kepada Presiden Prabowo, tanpa membahas peleburan dengan Danantara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siapa Dony Oskaria? Plt. Menteri BUMN Laporkan Transisi Kementerian BUMN ke Presiden Prabowo
Plt. Menteri BUMN Dony Oskaria melaporkan perkembangan Transisi Kementerian BUMN kepada Presiden Prabowo, tanpa membahas peleburan dengan Danantara. Apa pesan pentingnya? (Merdeka.com)

Dony Oskaria, Pelaksana Tugas (Plt.) Menteri BUMN, telah melaporkan perkembangan transisi kepemimpinan di Kementerian BUMN kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan penting ini berlangsung di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Jumat malam (19/9). Laporan tersebut disampaikan beberapa jam sebelum Presiden Prabowo bertolak menuju Osaka, Jepang.

Dalam laporannya, Dony Oskaria memastikan bahwa proses transisi, termasuk di Danantara, berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan BUMN telah terlaksana sesuai prosedur. Hal ini menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas operasional.

Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk memberikan pembaruan langsung kepada Kepala Negara mengenai kondisi terkini. Presiden Prabowo menerima laporan tersebut sebelum memulai agenda internasionalnya. Dony Oskaria ditunjuk sebagai Plt. Menteri BUMN setelah Erick Thohir diberhentikan dari jabatan tersebut.

Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Bidang Operasional (COO) Danantara, menjelaskan detail laporannya kepada Presiden. Ia secara spesifik menyatakan tidak ada pembahasan mengenai wacana peleburan Kementerian BUMN dengan Danantara. "Nggak dibahas," ujar Dony singkat, menanggapi pertanyaan media.

Lebih lanjut, Dony mengemukakan bahwa Presiden Prabowo belum memberikan arahan apapun terkait isu peleburan tersebut. "Saya belum mendapatkan arahan, yang penting kita jalan dulu," kata Dony Oskaria, menunjukkan fokus pada tugas yang ada. Ini menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah kelancaran operasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dony Oskaria juga memastikan bahwa seluruh tugas yang sebelumnya diemban oleh Erick Thohir sebagai Menteri BUMN akan terus dilanjutkan. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan program dan kebijakan strategis. "Kita pastikan bahwa semua berjalan dengan baik," tegas Dony.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian BUMN terjadi setelah Presiden Prabowo memberhentikan Erick Thohir dari jabatannya. Pemberhentian ini diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025. Keppres tersebut juga menetapkan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih Periode 2024—2029 pada 8 September 2025.

Bersamaan dengan pemberhentian tersebut, Erick Thohir mendapatkan tugas baru sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Pergeseran posisi ini merupakan bagian dari restrukturisasi kabinet. Ini menunjukkan dinamika dalam formasi pemerintahan yang baru.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo menunjuk Dony Oskaria, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN, untuk menjadi Plt. Menteri BUMN. Penunjukan ini berlaku hingga adanya menteri definitif yang akan mengisi posisi tersebut. Surat pemberitahuan penunjukan ini berasal dari Menteri Sekretaris Negara bernomor B-20/M/S/AN.00.03/09/2025 tertanggal 17 September 2025.

Surat penunjukan Dony Oskaria sebagai Plt. Menteri BUMN ini kemudian beredar luas pada hari Jumat. Keabsahan surat tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Konfirmasi ini mengakhiri spekulasi dan memberikan kejelasan mengenai status kepemimpinan sementara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi