Sandiaga pilih debat gunakan bahasa Indonesia

Jumat, 14 September 2018 20:38 Reporter : Nur Habibie
Sandiaga pilih debat gunakan bahasa Indonesia Sandiaga di Malang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakal calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno tak setuju dengan usulan format debat pada pemilihan presiden (pilpres) menggunakan bahasa Inggris.

"Saya rasa tidak perlu ya, ini pendapat pribadi saya bahwa bahasa kita adalah bahasa Indonesia," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Jumat.

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dimengerti oleh 100 persen orang Indonesia. Sedangkan bahasa Inggris walaupun ada yang mengerti, tapi tidak menjangkau seluruh rakyat Indonesia.

"Kita ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia. Durasi saya pernah ikut pilkada, pernah ikut debat, karena menurut saya yang dikhawatirkan debat itu jadi tempat saling serang menyerang," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Dia menyarankan konsepnya urun rembug. Karena keadaan bangsa sedang tidak baik. Kalau saling debat malah memperlebar kesenjangan dan jarak antara satu kubu dengan kubu lain.

Sandiaga mengaku sungkan dengan penggunaan kata debat dalam Pilpres kali ini. Alasannya, lawannya adalah dua orang yang dihormatinya.

"Judul mungkin debat, tapi di sebelah sana presiden yang kita hormati banget, mungkin ada pak kiai guru saya mana bisa kita debat. Kita harusnya sumbang saran, karena rakyat yang akan menyaksikan," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini